Subscribe

Festival Hudoq Pekayang di Long Pahangai II Disemarakkan Sajian 4.000 Potong Lemang Ketan Hasil Ladang Warga

2 minutes read

Mahulu, nusaetamnews.com : Panitia Festival Hudoq Pekayang di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, menyiapkan sedikitnya 4.000 potong kuliner tradisional lemang untuk menyambut ribuan tamu dan partisipan dalam ajang pelestarian budaya Dayak Bahau yang dipusatkan di Kampung Long Pahangai II.

Panitia Festival Hudoq Pekayang sekaligus Anggota Lembaga Adat Kampung Long Pahangai II, Paulus Irang, menjelaskan bahwa proses pembuatan lemang dilakukan secara gotong royong dengan membakar sekitar 400 bilah bambu. Setiap bilah bambu yang telah matang selanjutnya dibelah dan dipotong menjadi 10 bagian.

Tradisi pengolahan lemang berbahan dasar beras ketan hasil panen ladang sendiri tersebut terus dipertahankan secara turun-temurun sebagai bagian integral dari ritual adat Hudoq Pekayang.

Hudoq Pekayang sendiri merupakan tradisi sakral masyarakat Suku Dayak Bahau di Mahulu yang digelar pasca-aktivitas menugal (menanam) padi ladang, sebagai bentuk doa dan harapan agar tanaman padi tumbuh subur serta menghasilkan panen melimpah.

Festival Hudoq Pekayang berlangsung selama tiga hari pada 20–22 Oktober 2026. Perhelatan ini diperkirakan dihadiri oleh sekitar 3.000 penari Hudoq, tamu undangan, hingga pengunjung umum.

Mengusung tema “Hudoq Pekayang: Antara Manusia, Alam dan Tradisi sebagai Penjaga Warisan Budaya Leluhur” serta slogan “Melestarikan Budaya, Menguatkan Identitas, Menuju Mahulu Melaju”, festival tahun ini melibatkan keikutsertaan 13 kampung se-Kecamatan Long Pahangai.

Kampung-kampung yang berpartisipasi meliputi Delang Kerohong, Long Pakaq, Long Lunuk, Long Isun, Naha Aruq, Datah Naha, Lirung Ubing, Long Pahangai I, Long Pahangai II, Long Tuyoq, Liu Mulang, Long Pakaq Baru, dan Long Lunuk Baru.

Rangkaian acara tidak hanya diisi oleh ritual adat dan pertunjukan tarian Hudoq, tetapi juga dipadukan dengan musyawarah adat serta pameran bazar produk unggulan ekonomi kreatif warga setempat. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *