Kasus ISPA Meningkat Hingga 14 Ribu Kasus, Dinkes Kutim Imbau Warga Pakai Masker dan Lindungi Balita
Kutai Timur, nusaetamnews.com : Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan serta disiplin menggunakan masker guna menekan risiko penularan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr. Yuwana Sri Kurniawati, menjelaskan bahwa pemantauan kualitas udara terus dilakukan secara berkala menyusul kondisi cuaca yang masih fluktuatif meski hujan mulai turun di beberapa wilayah.
Berdasarkan data Dinkes Kutim, akumulasi kasus ISPA sepanjang periode Juli hingga September 2026 menembus 14.014 kasus. Tren bulanan mencatatkan kenaikan konsisten, mulai dari 3.973 kasus pada Juli, naik menjadi 4.595 kasus pada Agustus, dan puncaknya mencapai 5.446 kasus pada September.
Yuwana menggarisbawahi bahwa kelompok balita menjadi pihak yang paling rentan terdampak. Dari 168 pasien ISPA yang membutuhkan perawatan rawat inap selama triwulan III tersebut, sebanyak 108 pasien atau 64,3 persen di antaranya merupakan anak di bawah usia lima tahun. Secara keseluruhan, kasus ISPA pada balita melonjak dari 1.054 kasus pada Juli menjadi 1.521 kasus pada September.
Lonjakan kasus turut terjadi pada kelompok usia 5–14 tahun yang naik dari 498 menjadi 994 kasus, serta kelompok lanjut usia (60 tahun ke atas) yang meningkat dari 156 menjadi 241 kasus.
Meski demikian, pemantauan mingguan sejak pertengahan September menunjukkan tren penurunan, di mana angka kasus melandai dari 1.278 kasus pada minggu ke-37 menjadi 1.012 kasus pada minggu ke-40.
Kendati grafik mingguan menunjukkan perbaikan, Dinkes Kutim menegaskan bahwa risiko kesehatan belum sepenuhnya berlalu. Warga diminta tetap konsisten menerapkan gaya hidup bersih dan sehat, mencukupi asupan cairan serta nutrisi, dan mengantisipasi risiko penyakit sekunder seperti diare dan dehidrasi akibat sisa dampak fenomena El Niño.(ant/one)