Subscribe

Tragis Karhutla di Sidodadi Samarinda, Seorang Lansia Meninggal Dunia Usai Terjebak Kobaran Api

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Insiden kebakaran hutan dan lahan di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menelan korban jiwa. Seorang pria lansia berinisial LJ (60) meninggal dunia akibat luka bakar serius usai terjebak kobaran api saat berupaya memadamkan kebakaran lahan di Jalan Anggur, Kelurahan Sidodadi, Samarinda Ulu.

Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi Jafar, mengonfirmasi bahwa korban sempat dilarikan ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (14/10) akibat luka bakar mencapai 60 persen di sekujur tubuh.

Peristiwa naas tersebut bermula pada Selasa (13/10) siang sekitar pukul 13.50 WITA ketika vegetasi kering di areal perkebunan seluas 700 meter persegi mendadak terbakar hebat. Korban bersama warga setempat berinisiatif memadamkan api secara mandiri agar kebakaran tidak merembet ke pemukiman warga.

Namun, hembusan angin kencang di area perbukitan membuat arah angin dan kobaran api mendadak berubah secara drastis. Rusli, seorang saksi mata di lokasi kejadian, menuturkan bahwa korban yang berada di posisi atas perbukitan terkepung kobaran api dan asap pekat hingga mengalami sesak napas, pingsan, dan terekspos hawa panas ekstrem.

Proses evakuasi yang dilakukan tim gabungan kepolisian dan Inafis Polresta Samarinda berlangsung dramatis lantaran petugas harus menembus medan perbukitan terjal yang masih diselimuti sisa bara api.

Atas kejadian tragis ini, Polsek Samarinda Ulu mengimbau keras seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak nekat menerobos area karhutla tanpa alat pelindung diri. Pihak kepolisian juga melarang keras segala bentuk aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar selama musim kemarau ekstrem.

Pemkot Samarinda bersama aparat keamanan berkomitmen mengintensifkan patroli pengawasan di kawasan rawan karhutla guna mencegah jatuhnya korban jiwa susulan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *