Zakat Kaltim Tembus Rp20 Miliar, Rudy Mas’ud Terima Penghargaan Nasional
JAKARTA – Penghimpunan zakat di Kalimantan Timur tembus Rp20 miliar pada 2026. Capaian itu melampaui target tahunan sebesar Rp19 miliar, sekaligus mengantarkan Kaltim meraih Grand Baznas Awards 2026 kategori Gubernur Pendukung Zakat Terbaik.
Penghargaan tersebut diterima Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mewakili Gubernur Rudy Mas’ud di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid menyerahkan langsung penghargaan tersebut.
Tak sekadar seremoni, penghargaan ini menjadi pengakuan atas dukungan Pemprov Kaltim terhadap penguatan pengelolaan zakat agar semakin produktif dan manfaatnya menjangkau lebih banyak masyarakat.
Seno Aji menyebut, capaian penghimpunan zakat hingga Rp20 miliar merupakan hasil kerja Baznas Kaltim dalam mengumpulkan dan menyalurkan dana zakat, sekaligus mendampingi para mustahik atau penerima zakat agar mampu meningkatkan kemandirian ekonomi.
“Penghargaan ini untuk Baznas Kaltim. Semoga ke depan kinerjanya semakin baik dan manfaatnya semakin luas bagi masyarakat,” kata Seno.
Ia mengungkapkan, penghimpunan zakat Kaltim bahkan berpeluang terus meningkat hingga akhir tahun. Dari target Rp19 miliar, realisasi sementara sudah mencapai Rp20 miliar. Angka itu diperkirakan menembus Rp25 miliar pada akhir Desember 2026.
Pemprov Kaltim pun tak ingin capaian tersebut berhenti pada besarnya dana yang terkumpul. Lebih jauh, zakat diharapkan menjadi instrumen untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat, terutama melalui pemberdayaan penerima zakat agar bisa mandiri dan produktif.
Karena itu, Pemprov Kaltim berkomitmen melanjutkan dukungan terhadap program Baznas, termasuk memperluas sosialisasi zakat kepada masyarakat dan menerbitkan surat edaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi agar menyalurkan zakat melalui Baznas Kaltim.
Langkah tersebut diharapkan memperkuat penghimpunan zakat secara terorganisasi, sehingga penyalurannya lebih terarah dan dampaknya bisa dirasakan lebih luas.
Sementara itu, Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid menegaskan Grand Baznas Awards merupakan salah satu upaya mendorong peningkatan kualitas dan inovasi dalam pengelolaan zakat di Indonesia.
Kolaborasi antara Baznas dan pemerintah daerah, menurutnya, menjadi kunci untuk memperluas manfaat zakat bagi umat.
Dukungan pemerintah dibutuhkan agar pengelolaan zakat tidak hanya berorientasi pada penghimpunan dana, tetapi juga mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas bertema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”.