Subscribe

Pemprov Kaltim Buka PJJ untuk Anak Putus Sekolah

2 minutes read

SAMARINDA – Anak putus sekolah di Kalimantan Timur kembali memiliki harapan. Pemprov Kaltim kini menyiapkan jalur lain bagi mereka untuk kembali mengejar pendidikan. Program yang disiapkan adalah Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) bagi mereka yang terkendala mengikuti sekolah reguler.Program ini menyasar anak putus sekolah, pelajar di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), anak Pekerja Migran Indonesia (PMI), hingga remaja yang harus bekerja atau memiliki kondisi tertentu sehingga sulit belajar secara tatap muka.Lewat Sistem Penerimaan Murid Baru Pendidikan Jarak Jauh (SPMB PJJ), peserta tidak diwajibkan kembali mengikuti pola sekolah reguler. Mereka bisa belajar lebih fleksibel dari lokasi masing-masing.Tiga SMA negeri disiapkan sebagai sekolah mitra, yakni SMAN 11 Samarinda, SMAN 1 Tenggarong, dan SMAN 1 Sangatta Selatan.Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin, mengatakan PJJ menjadi jalan alternatif bagi anak muda yang pendidikannya terhenti agar tetap bisa menuntaskan jenjang SMA.“Program PJJ ini hadir sebagai solusi bagi generasi muda yang sempat tertunda pendidikannya agar dapat kembali belajar, berkembang, dan menggapai cita-cita secara fleksibel,” kata Armin.Yang menjadi poin penting, ijazah lulusan PJJ memiliki pengakuan yang setara dengan lulusan sekolah umum. Sistem pembelajarannya pun dirancang lebih fleksibel sehingga peserta dapat mengakses materi tanpa harus setiap hari hadir di sekolah.Namun, kesempatan ini memiliki sejumlah syarat.Calon peserta harus berusia 16-18 tahun, memiliki ijazah SMP atau sederajat, tidak sedang bersekolah, serta telah putus sekolah minimal satu tahun. Status tersebut dibuktikan melalui kondisi pasif dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).Pendaftaran SPMB PJJ dibuka pada 1-31 Agustus 2026 melalui sekolah mitra yang telah ditunjuk.Program ini menjadi salah satu upaya Kaltim menutup celah bagi anak-anak yang tersisih dari pendidikan reguler. Sebab, tidak semua anak bisa belajar dengan pola yang sama.Jarak, pekerjaan, kondisi keluarga hingga keterbatasan wilayah kerap menjadi alasan pendidikan terhenti. PJJ menawarkan jalur agar mereka tetap punya kesempatan mendapatkan ijazah SMA tanpa harus memaksakan diri kembali ke sistem sekolah reguler.Armin berharap anak-anak yang selama ini terkendala sekolah dapat memanfaatkan jalur tersebut.“Harapannya kesempatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para generasi muda di Kalimantan Timur agar impian mereka tidak terhenti dan mampu mewujudkan masa depan yang lebih cerah,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *