Subscribe

Listrik 24 Jam Resmi Mengalir, Bupati Kutim Minta Dana RT Rp250 Juta Difokuskan untuk Ekonomi Warga

2 minutes read

Sangatta, Nusaetamnews.com : Masuknya pasokan listrik 24 jam di wilayah pelosok menjadi momentum emas untuk memacu kesejahteraan masyarakat. Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengarahkan pemanfaatan Dana RT sebesar Rp250 juta per tahun per RT agar difokuskan pada program peningkatan ekonomi kerakyatan serta percepatan pengentasan kemiskinan berbasis komunitas.

Langkah strategis ini diambil menyusul diresmikannya operasional listrik 24 jam di enam desa di Kecamatan Sangkulirang, yakni Desa Saka, Pelawan, Mandu Dalam, Tepian Terap, Mandu Pantai Sejahtera, dan Desa Peridan. Kehadiran aliran listrik secara penuh dinilai membuka peluang usaha baru yang menjanjikan, mulai dari kuliner rumahan, pengolahan makanan berbasis listrik, usaha es krim, hingga aktivitas jasa perbengkelan dan konveksi.

Guna memaksimalkan potensi tersebut, pencairan Dana RT yang dialokasikan dalam dua tahap—Rp100 juta di anggaran murni dan Rp150 juta di anggaran perubahan—wajib digunakan untuk pelatihan keterampilan warga berpenghasilan rendah. Para ketua RT diinstruksikan menggelar musyawarah warga untuk menyusun minimal tiga kegiatan produktif per tahun. Pemkab Kutim juga siap mengucurkan bantuan modal usaha melalui Dinas Koperasi dan UMKM setelah warga dibekali keahlian yang memadai.

Melalui sinergi antara infrastruktur listrik desa, pelatihan vokasional, dan dukungan permodalan ini, Pemkab Kutim menargetkan penurunan angka kemiskinan secara bertahap langsung dari tingkat RT. Program terintegrasi ini diproyeksikan mampu membawa Kabupaten Kutai Timur menuju target bebas kemiskinan pada tahun 2029 mendatang. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *