Subscribe

Ulah Pasutri Nekat Bakar Lahan di Samarinda Berujung Diamankan Polisi

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Pasangan suami istri nekat membakar lahan demi mempercepat pembersihan area pertanian di kawasan Gunung Kapur, Kelurahan Sambutan, Kota Samarinda. Aksi berbahaya ini langsung dihentikan jajaran Polsek Samarinda Kota dan Pamapta Polresta Samarinda setelah menerima laporan darurat dari warga setempat. Petugas gabungan bersama pemadam kebakaran, relawan, dan warga harus berjibaku melokalisasi kobaran api agar tidak meluas ke area sekitarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal kepolisian, pasutri tersebut mengaku sengaja membakar sisa rumput dan material pembersihan di lahan seluas setengah hektare yang rencananya bakal ditanami padi. Kapolsek Samarinda Kota AKP Amiruddin menegaskan bahwa metode pembukaan lahan dengan cara membakar sangat berisiko memicu kebakaran hebat, terlebih kondisi vegetasi saat ini sedang mengering parah akibat musim kemarau. Pasutri tersebut kini digelandang ke markas kepolisian untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi sorotan tajam karena terjadi di tengah status Tanggap Darurat Karhutla yang sedang diberlakukan Pemerintah Kota Samarinda. BPBD Kota Samarinda mencatat sudah ada 102 kejadian kebakaran lahan yang menghanguskan sekitar 160 hektare area hingga akhir Agustus 2026. Status tanggap darurat ini dipastikan berlaku selama dua pekan mulai 26 Agustus hingga 7 September 2026. Amiruddin mengimbau keras seluruh warga untuk meninggalkan pola pembakaran lahan dan meminta bantuan para relawan untuk makin gencar mengedukasi masyarakat demi mencegah bencana asap yang lebih meluas. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *