Subscribe

Jurus Pemprov Kaltim Genjot Tanam Padi Ditengah Ancaman Kekeringan

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur terus memacu percepatan penanaman guna menjaga konsistensi Luas Tambah Tanam di tengah gelombang kekeringan. Usaha keras ini membuahkan hasil positif, di mana realisasi tanam periode Agustus 2026 sudah menembus angka 80 persen dari target 2.400 hektare yang ditetapkan pemerintah pusat. Kepala DTPH Kaltim Fahmi Himawan menegaskan kalau strategi kejar tayang ini sangat krusial buat mengamankan pasokan pangan dan menjaga stabilitas produksi beras daerah sebelum krisis air makin parah.

Meski cuaca ekstrem membayangi, proses panen di bulan Agustus ini dilaporkan masih aman tanpa ada temuan lahan puso atau gagal panen. Kasus puso terakhir cuma tercatat pada Juli lalu di Kabupaten Paser seluas 25 hektare yang kini tengah disiapkan skema bantuannya oleh dinas setempat. Dari total 2.400 hektare lahan potensial yang tersebar di tujuh kabupaten dan kota pada bulan ini, DTPH Kaltim mencatat ada sekitar 200 hektare sawah yang masuk kategori kekeringan berat dengan risiko gagal panen mencapai 50 hingga 100 persen, sementara sisanya berada di level kekeringan ringan dan sedang.

Merespons potensi ancaman tersebut, Pemprov Kaltim bersama instansi terkait dan dinas kabupaten/kota sudah menyiapkan amunisi penanganan yang fleksibel di lapangan. Jika sumber air masih ada namun petani terkendala alat, pemerintah siap menyalurkan bantuan mesin pompa. Begitu pula jika masalahnya ada pada operasional, skema subsidi BBM bakal langsung dikucurkan. Tim Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan dan UPTD Perlindungan Tanaman juga diterjunkan langsung ke sawah-sawah warga buat mendata kebutuhan riil agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *