Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Kutim Lakukan Diversifikasi Komoditas Perkebunan
Sangatta, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus melakukan diversifikasi komoditas perkebunan agar tidak melulu bergantung pada kelapa sawit. Langkah strategis ini diambil guna memacu pertumbuhan ekonomi daerah agar lebih tinggi ketimbang tahun sebelumnya.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menjelaskan bahwa sejak kabupaten berdiri pada 1999 dan ditetapkannya grand design perkebunan pada 2001, sektor agroindustri memang menjadi prioritas utama. Walau kelapa sawit menjadi penyumbang terbesar, Pemkab Kutim kini aktif mendorong pengembangan komoditas lain seperti kakao, kelapa, kopi, hingga lada demi menjaga keseimbangan pembangunan.
Upaya diversifikasi ini melengkapi tumpuan ekonomi daerah yang pada 2025 lalu tumbuh positif 1,05 persen dengan PDRB atas dasar harga berlaku mencapai Rp152.913,83 miliar.
Berdasarkan data Pemkab Kutim, luas perkebunan kelapa sawit saat ini tercatat mencapai 514.027,5 hektare. Di samping itu, komoditas penopang lainnya juga terus berkembang, meliputi perkebunan karet seluas 16.851,3 hektare, kakao 3.606,6 hektare, kelapa 1.175,5 hektare, lada 467,5 hektare, dan kopi seluas 49,5 hektare. (ant/one)