Subscribe

Kuliah Gratis ke Kairo? Pemprov Kaltim Siapkan Rp1,5 Triliun Lewat Program ‘Gratispol’!

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Pintu buat kuliah di luar negeri makin terbuka lebar nih buat anak-anak muda Kalimantan Timur! Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim baru saja merilis peluang emas bagi pelajar daerah yang punya mimpi melanjutkan studi ke luar negeri, termasuk ke pusat peradaban Islam dunia di Kairo, Mesir, lewat program bertajuk Gratispol Pendidikan.

Nggak main-main, anggaran yang digelontorkan Pemprov Kaltim buat investasi masa depan ini terbilang fantastis.

“Pemprov Kaltim telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,5 triliun untuk program bantuan biaya pendidikan gratis tersebut,” ungkap Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, saat menerima kunjungan Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag di Samarinda, Selasa.

Bagi Rudy, Universitas Al-Azhar di Kairo adalah salah satu kiblat pendidikan Islam dunia yang sangat strategis untuk membentuk karakter dan kapasitas generasi muda Benua Etam. Sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Kaltim juga sudah mengunci slot bantuan dana sebesar Rp13 juta per tahun khusus untuk setiap pelajar Kaltim yang sedang atau akan menempuh studi di sana.

Sayang Banget, Minat Kuliah ke Mesir Ternyata Masih Minim

Meskipun kuota dan dana sudah disiapkan matang-matang, Gubernur Rudy menyayangkan fakta di lapangan kalau minat pelajar dari Kalimantan untuk kuliah ke Mesir terhitung masih sepi peminat.

  • Kondisi Saat Ini: Baru tercatat sekitar 100 mahasiswa asal Kalimantan yang sedang belajar di Universitas Al-Azhar.

Padahal, peluang ini ibarat karpet merah. Rudy berharap ke depannya makin banyak anak muda Kaltim yang jemput bola, agar setelah lulus nanti mereka bisa membawa pulang ilmu transformatif yang berlandaskan akhlak mulia untuk membangun daerah.

Dapat Lampu Hijau dan Apresiasi dari Kemenag

Komitmen ‘gila-gilaan’ dari Pemprov Kaltim ini langsung mendapat acungan jempol dari Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag, Muchlis Muhammad Hanafi.

Muchlis, yang juga menjabat sebagai Sekjen Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, menegaskan kalau program ini adalah kesempatan langka yang wajib diserbu oleh para pelajar di Kaltim.

“Kami optimistis Kaltim akan melahirkan banyak ulama, dosen, dan pendidik moderat yang berkontribusi nyata bagi masyarakat,” tutur Muchlis.

Buat kamu anak muda Kaltim yang pengen mendalami ilmu agama langsung di pusatnya, program Gratispol ini jelas jadi jawaban biar bisa kuliah tenang tanpa pusing mikirin biaya! (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *