Subscribe

Bye Jalan Enam Jam! Jalur Sotek–Bongan Mulai Digarap, Jadi Jalur Alternatif ke IKN

2 minutes read

Penajam, nusaetamnews.com :  Kabar gembira buat warga wilayah selatan Kalimantan Timur! Pemerintah Provinsi Kaltim resmi tancap gas membangun akses jalan baru yang menghubungkan Kelurahan Sotek (Kecamatan Penajam, PPU) langsung menuju Kecamatan Bongan (Kutai Barat).

Jalur sepanjang 85 kilometer (km) ini diproyeksikan bakal menjadi urat nadi baru yang memperkuat konektivitas antarkabupaten, mempercepat mobilitas warga, sekaligus mendongkrak distribusi ekonomi daerah.

Hemat Waktu Sampai Dua Jam, Langsung Tembus ke Bandara IKN

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR PERA) Provinsi Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menjelaskan kalau jalur ini bakal jadi shortcut alias jalan pintas yang sangat strategis.

  • Dulu: Waktu tempuh perjalanan dari Sotek menuju Bongan atau sebaliknya bisa memakan waktu hingga 6 jam.
  • Nanti: Begitu jalur alternatif ini rampung, waktu tempuh diperkirakan bisa dipangkas sekitar 1,5 hingga 2 jam saja!

Gak cuma menguntungkan warga PPU dan Kubar, jalan Sotek–Bongan ini ternyata didesain selaras dengan proyek ibu kota baru. Jalur ini nantinya akan memperlancar akses transportasi menuju Bandar Udara (Bandara) Nusantara serta seluruh kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Progres Tahap Awal: Kucuran Rp39 Miliar untuk Konstruksi Aspal

Untuk memulai megaproyek ini, Pemprov Kaltim gak main-main soal pendanaan. Berikut detail rencana pengerjaannya:

“Pembangunan tahap awal menggunakan dana sebesar Rp39 miliar yang bersumber dari APBD Murni 2026 Provinsi Kaltim. Pengerjaannya dilakukan sampai akhir tahun ini dengan konstruksi aspal,” jelas Aji pada Senin (29/06/2026).

Saat ini, proyek jalan tersebut sudah memasuki tahap pengadaan. Pengerjaan awal sengaja dimulai dari arah Kecamatan Bongan menuju ke Kelurahan Sotek dengan target kelar akhir tahun 2026.

Nah, biar pembangunannya gak putus di tengah jalan, proyek ini bakal dilanjutkan kembali melalui skema tahun jamak (multiyears) pada tahun 2027 mendatang.

Hidupkan Ekonomi Kawasan Perbatasan

Aji menambahkan, hadirnya jalan ini bukan sekadar urusan mempermudah orang bolak-balik antardaerah. Efek jangka panjang yang paling diincar pemerintah adalah hidupnya geliat ekonomi di kawasan perbatasan PPU dan Kutai Barat yang selama ini aksesnya cukup menantang.

Dengan jalan yang mulus dan beraspal, distribusi barang, hasil bumi, dan jasa dijamin bakal lebih cepat dan murah! (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *