Sangga Pangan IKN! Kaltim Kirim Pasukan Tempur 569 Petani dan Nelayan ke PENAS XVII Gorontalo
Samarinda, nusaetamnews.com : Kalimantan Timur tidak main-main dalam mempersiapkan diri sebagai pilar penyangga pangan utama bagi Ibu Kota Nusantara (IKN). Guna mendongkrak kapasitas sumber daya manusia di sektor agraria, Pemprov Kaltim resmi melepas ratusan delegasi terbaiknya untuk berlaga di ajang bergengsi Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan 2026.
Pemerintah Provinsi menaruh harapan yang sangat besar agar kepulangan kontingen ini nantinya mampu membawa perubahan signifikan dan gelombang inovasi baru bagi produktivitas pangan lokal di Bumi Etam.
“Saya berharap seluruh delegasi Kaltim memanfaatkan kesempatan emas ini untuk belajar dan menyerap berbagai inovasi yang relevan untuk diterapkan di daerah kita. Jadikan PENAS momentum memperkuat kapasitas SDM agar pertanian dan perikanan kita semakin maju, mandiri, dan berdaya saing,” tegas Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni.
Rincian Pasukan Kontingen Kaltim
Ketua Kontingen Kaltim sekaligus Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Fahmi Himawan, merincikan total 569 utusan daerah yang diberangkatkan menuju Sulawesi.
Formasi kekuatan kontingen Kaltim terbagi ke dalam beberapa pos penting:
- 283 Orang: Peserta Utama (para petani dan nelayan tangguh).
- 145 Orang: Pendamping teknis.
- 112 Orang: Peninjau.
- 29 Orang: Peserta swadaya.
Selain mengemban misi berburu ilmu pengetahuan dan teknologi teranyar, Sri Wahyuni juga mewanti-wanti seluruh anggota rombongan untuk menjaga performa dan reputasi daerah. Ia meminta kontingen Kaltim selalu menjaga kesehatan, disiplin, menjaga kekompakan, serta menunjukkan sikap santun dan profesional sebagai duta daerah yang membawa nama baik Kalimantan Timur di kancah nasional.
Siap Tempur di Berbagai Agenda Strategis
Gelaran akbar PENAS XVII Petani Nelayan 2026 ini dijadwalkan berlangsung pada 20–25 Juni 2026, yang berpusat di Gelanggang Olahraga (GOR) David Tony, Kelurahan Kayu Bulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Selama berada di Gorontalo, pasukan hijau Kaltim ini akan diguyur jadwal super padat dan terlibat aktif dalam berbagai agenda strategis nasional. Mulai dari temu wicara langsung dengan pejabat pimpinan pusat, forum kepemimpinan, penguatan kemitraan usaha, hingga penjajakan jaringan informasi agribisnis global.
Tak hanya duduk di forum formal, para peserta juga akan mengikuti lokakarya pengembangan teknologi produksi, studi banding, widyawisata, pameran produk unggulan daerah, pagelaran seni budaya, hingga berbagai perlombaan ketangkasan orasi dan adu teknis pertanian.
Pemprov Kaltim kembali menegaskan komitmennya bahwa sektor agraria secara luas—baik pertanian, perikanan, peternakan, hingga perkebunan—akan tetap menjadi pilar utama pembangunan daerah. Penguatan ini mutlak dilakukan demi mewujudkan kemandirian pangan regional sekaligus mendongkrak kesejahteraan hidup masyarakat di seluruh pelosok Kalimantan Timur. (ant/one)