Subscribe

Hidden Gem Berau: Air Panas Asin Pemapak, Kolam Karst Unik yang Ramai Diincar Traveler Akhir Pekan

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Kalimantan Timur ternyata menyimpan destinasi wisata super unik yang jarang ditemui di tempat lain. Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kaltim kini tengah gencar mempromosikan Air Panas Asin Pemapak, sebuah pemandian air panas alami yang bersumber dari resapan karst di Desa Biatan Bapinang, Kabupaten Berau.

Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi, menegaskan warga Kaltim kini tidak perlu jauh-jauh pelesiran ke luar pulau hanya untuk menikmati sensasi relaksasi berendam air panas.

“Orang Kaltim tidak perlu lagi pergi ke luar daerah untuk berwisata air panas, cukup berkunjung ke Desa Biantan Bapinang saja,” ujar Ririn di Samarinda, Rabu (10/06/2026).

Fenomena Langka: Air Panas Rasa Asin Tanpa Gunung Berapi

Terletak sekitar 120 kilometer dari pusat kota Tanjung Redeb, destinasi ini menawarkan daya tarik yang tidak biasa: air pemandian bersuhu tinggi namun memiliki cita rasa asin yang khas.

Uniknya lagi, sumber panas kolam ini murni bersumber dari alam tanpa ada sangkut pautnya dengan aktivitas vulkanik.

“Air panas ini bukan termal atau vulkanik, melainkan hasil resapan dari batu karst yang menyerap panas, kemudian airnya mengalir dan bermuara di sini,” jelas Ririn.

Sekretaris Kampung Biatan Bapinang, Septi Eunike, mengamini bahwa fenomena geologis ini tergolong sangat langka di Indonesia. “Tidak ada gunung berapi di sini, namun muncul karst yang menghasilkan air panas,” cetus Septi.

Dikelola BUMDes, Kunjungan Weekend Tembus 600 Orang

Awalnya, destinasi ini sudah dibuka sejak tahun 2004. Namun, pengelolaan secara profesional dan serius baru berjalan dalam tiga tahun terakhir. Pemerintah Desa Biatan Bapinang kini resmi menyerahkan tongkat estafet pengelolaan kawasan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berkolaborasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

Langkah community-based tourism ini mendapat apresiasi penuh dari Dispar Kaltim karena terbukti sukses menggerakkan roda ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi warga desa. Keseriusan ini pun berbuah manis dengan melonjaknya grafik kunjungan wisatawan:

  • Hari Biasa (Weekdays): Rutin dikunjungi rata-rata 200 hingga 300 orang per hari.
  • Akhir Pekan (Weekend): Antusiasme memuncak dengan lonjakan pengunjung maksimal mencapai 600 orang.

Fasilitas Lengkap, Ada Area VIP-nya!

Untuk memanjakan para pelancong yang datang dari berbagai sudut daerah di Kaltim, pihak pengelola telah menyuntikkan berbagai fasilitas penunjang di area sekitar kolam.

Mulai dari kolam rendaman umum yang luas, spot foto alami, hingga fasilitas penyewaan tenda bagi wisatawan yang ingin camping santai. “Kami juga menyediakan wadah untuk pengunjung VIP yang ingin menikmati suasana lebih privat,” pungkas Septi. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *