Subscribe

IKN Inisiasi Restorasi Lubang Tambang Bukit Soeharto, KLH Tuntut Komitmen Pengusaha

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com : Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menuntut komitmen penuh dari para pemegang izin usaha pertambangan untuk melakukan pemulihan ekosistem secara total. Langkah tegas ini diambil demi mewujudkan keadilan iklim bagi masyarakat lingkar tambang yang terdampak fatal akibat eksploitasi alam masif tanpa tanggung jawab restorasi.

Hal tersebut ditegaskan oleh perwakilan KLH, Jumhur, saat merespons program penghutanan kembali bekas lubang tambang di kawasan Bukit Soeharto yang dipaparkan oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, dalam puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Sabtu.

“Banyak sekali kegiatan penambangan tidak dikembalikan, mudah-mudahan inisiatif bapak Kepala Otorita IKN memulihkan kembali dapat menggelitik mereka-mereka yang mendukung tambang. Memang seharusnya ada hak bagi masyarakat lokal, bumi, dan lingkungan yang rusak sebaiknya dikembalikan lagi,” ujar Jumhur.

Kolaborasi Strategis Pulihkan Lahan Kritis

Menjawab tantangan tersebut, Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa penghutanan kembali kawasan Bukit Soeharto merupakan bagian dari penataan area penyangga IKN. OIKN menggandeng Kementerian Kehutanan dan sektor swasta untuk menyisir dan menghijaukan lahan kritis bekas galian tambang.

Restorasi lingkungan ini berjalan paralel dengan transformasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Di sana, vegetasi monokultur eukaliptus mulai ditebang dan digantikan dengan hutan tropis heterogen demi mengejar target visi smart forest city.

Menanam Pohon Jadi Lifestyle Baru di IKN

Lebih lanjut, mantan Menteri PUPR dua periode tersebut berkomitmen untuk mengubah paradigma pelestarian lingkungan di IKN. Aktivitas menanam pohon dan memilah sampah rumah tangga kini digenjot agar menjadi bagian dari gaya hidup wajib bagi warga dan instansi di ibu kota baru.

OIKN mengagendakan aksi tanam pohon dan gotong royong (korve) rutin setiap dua pekan sekali yang sudah berjalan sejak 2025.

Capaian Hijau KIPP IKN hingga Juni 2026:

  • Total Pohon Tertanam: Lebih dari 19.000 pohon.
  • Luas Lahan Restorasi: Lebih dari 17 hektare di kawasan KIPP.
  • Estimasi Pertumbuhan: Potensi tambahan 800 pohon baru per minggu jika 80% populasi rutin berpartisipasi.

“Kami ingin ini sebagai salah satu tiang pembangunan IKN menjadi forest city, bukan deforestasi,” pungkas Basuki optimis. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *