Subscribe

Saat Sir Alex Ferguson ‘Sindir’ Taktik Parkir Bus Mikel Arteta

2 minutes read

Nusaetamnews.com : Kekalahan nyesek Arsenal di final Liga Champions kontra PSG lewat drama adu penalti ternyata belum benar-benar dingin. Bukan cuma fans yang berdebat, legenda hidup Manchester United, Sir Alex Ferguson, ikut nimbrung memberikan komentar yang cukup menohok.Setelah PSG resmi mengunci gelar juara, Fergie dikabarkan mengirim pesan khusus kepada Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi. Bukannya sekadar formalitas, pesan itu terselip sentilan halus untuk pendekatan taktik Mikel Arteta yang dianggap terlalu “penakut”.”Hanya Satu Tim yang Bermain Sepak Bola”Menurut laporan L’Equipe, Ferguson memuji PSG habis-habisan. Ia menyebut raksasa Prancis itu sebagai satu-satunya tim yang “bermain sepak bola” di partai puncak. Meskipun sempat ada rumor liar yang menyebut Fergie melabeli Arsenal sebagai tim “membosankan”, sumber dekat PSG mengklarifikasi bahwa sang legenda lebih fokus memuji gaya proaktif PSG ketimbang mencerca Arsenal secara vulgar.Namun, kalau melihat data statistik, sindiran itu memang beralasan:Penguasaan Bola: Arsenal cuma pegang bola 24,7%. Ini angka terendah dalam sejarah final Liga Champions!Kreativitas: Sepanjang 120 menit, Arsenal cuma punya satu tembakan tepat sasaran (gol Kai Havertz).Pasif: Total tujuh tembakan yang dilepaskan Arsenal, lima di antaranya diblok. Kiper PSG, Matvey Safonov, bahkan praktis cuma “nongkrong” di bawah mistar.Gelandang PSG, Joao Neves, pun ikut spill kekesalannya setelah laga. “Saya hanya melihat satu tim di lapangan. Kami yang menciptakan peluang dan menguasai bola,” tegasnya.Karma Rivalitas Masa Lalu?Bagi Mikel Arteta, kegagalan ini jelas menghancurkan. Mimpi membawa gelar Liga Champions pertama ke Emirates Stadium harus pupus di momen krusial. Namun, jangan berharap ada simpati dari Sir Alex Ferguson.Sejarah mencatat, hubungan Ferguson dan Arsenal adalah salah satu rivalitas paling “beracun” di Premier League. Mulai dari drama Battle of the Buffet tahun 2004—di mana pizza mendarat di wajah Fergie—hingga perang kata-kata dengan Arsene Wenger, sejarah Setan Merah dan The Gunners memang selalu panas.Bagi publik sepak bola, komentar Fergie kali ini terasa seperti pengingat bahwa di mata pria Skotlandia itu, Arsenal memang masih belum bisa melepaskan label sebagai “rival yang menyebalkan”.So, apakah taktik defensif Arteta memang terlalu berlebihan, atau itu hanyalah strategi pragmatis yang gagal di waktu yang salah? (one/BN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *