Meski Borneo Gagal Juara, Rudy Mas’ud akan Tetap Bantu Peningkatan Lampu Stadion
Borneo FC gagal meraih prestasi puncak dalam BRI Super League 2025/2026. Tim kebanggaan warga Samarinda dan Benua Etam itu harus puas mengakhiri liga di posisi kedua meski memiliki skor sama, 79 dengan Persib Bandung, sang pemuncak klasemen.
Meski belum berhasil menjadi jawara tahun ini, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud tetap bangga dengan prestasi dan perjuangan skuad Borneo FC. Sebagai bentuk nyata dukungannya, Rudy meyakinkan Pemprov Kaltim akan membantu Borneo FC, khususnya untuk meningkatkan fasilitas Stadion Segiri Samarinda agar layak menjadi tuan rumah kompetisi level Asia.
Sebagai informasi, setelah sukses menjadi runner-up BRI Super League tahun ini, Borneo FC akan tampil dalam AFC Champions League Two atau ACL 2 dan Asean Club Championship atau ACC 2026-2027. Borneo harus siap menjadi tuan rumah yang baik dengan stadion berstandar internasional.
“Segera setelah ini lampu stadion kita tingkatkan agar Borneo bisa tampil di stadion ini untuk kompetisi level Asia,” tegas Rudy Mas’ud usai menyaksikan laga pamungkas saat Borneo mencukur Malut United dengan skor telak 7-1 di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu 23 Mei 2026.
Kapasitas pencahayaan di Stadion Segiri saat ini hanya sekitar 900 lux. Sementara syarat minimal dari Asian Football Confederation (AFC) atau Konfederasi Sepak Bola Asia untuk laga internasional adalah 1.200 hingga 1.500 lux.
Pembiayaan sejumlah perbaikan Stadion Segiri akan dilakukan melalui APBD Kaltim.
“Saya sangat bangga dengan Borneo FC. Jika tahun ini belum berhasil, saya yakin dengan kerja lebih keras lagi musim depan Borneo akan sukses menjadi juara,” yakin Rudy.
Saat menyaksikan laga Borneo vs Malut United, Gubernur Rudy Mas’ud didampingi istri, Sarifah Suraidah.
Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Andi Harun sebelumnya berharap agar Pemprov Kaltim memberi dukungan untuk perbaikan fasilitas seperti rumput lapangan, toilet dan ruang ganti pemain.