Samarinda ‘Clean Up’! Kejari Musnahkan Ribuan Barang Bukti: Dari ‘Duit Zonk’ Rp23 Juta hingga Ratusan Botol Miras
Samarinda, nusaetamnews.com : Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda kembali menegaskan komitmennya terhadap hukum dengan memusnahkan tumpukan barang bukti hasil tindak pidana. Sorotan utama jatuh pada pemusnahan 268 lembar uang palsu (upal) senilai total Rp23,45 juta yang kini telah resmi jadi sampah.
Kepala Kejari Samarinda, Haedar, menyatakan bahwa seluruh barang yang dimusnahkan telah berstatus inkrah atau memiliki kekuatan hukum tetap. “Pemusnahan ini adalah pesan kuat bagi pelaku kejahatan: Negara tidak memberikan ruang bagi tindakan kriminal apa pun,” tegas Haedar di Samarinda, Rabu (13/5).
‘Duit Zonk’ dan Vonis Berat
Kasus uang palsu yang dimusnahkan kali ini cukup menyita perhatian. Terdiri dari 267 lembar pecahan Rp50 ribu dan satu lembar pecahan Rp100 ribu, barang bukti ini mengantarkan pelakunya ke balik jeruji besi.
- Status Hukum: Putusan inkrah per 27 April 2026.
- Hukuman: Terdakwa divonis 4 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp200 juta karena melanggar Pasal 244 jo. Pasal 245 KUHP.
Narkoba Masih Mendominasi
Selain uang palsu, aparat juga memusnahkan stok narkotika yang berasal dari 36 perkara berbeda. Haedar menyebut tren kasus narkoba di Samarinda masih tergolong tinggi dan mengkhawatirkan bagi masa depan generasi muda.
Daftar Barang Bukti yang Ludes Dimusnahkan:
| Jenis Barang Bukti | Jumlah / Berat |
| Sabu-sabu | 186,24 Gram |
| Ganja | 96,68 Gram |
| Ekstasi | 26 Butir |
| Miras (Cap Tikus) | 247 Botol |
| Senjata Tajam | 15 Buah |
| Smartphone | 31 Unit |
Tak hanya itu, sebanyak 312 item pendukung kejahatan seperti timbangan digital, bong (alat isap), korek api, hingga tisu juga turut dibakar dan dihancurkan.
Pesan untuk Gen-Z dan Milenial
Di akhir giat pemusnahan, Haedar menitipkan pesan khusus bagi anak muda di Samarinda. Mengingat dominasi kasus narkoba yang tinggi, ia meminta generasi muda untuk menjauh dari lingkaran hitam tersebut.
“Negara butuh generasi yang sehat, cerdas, dan kreatif untuk masa depan. Narkoba hanya akan merusak jalan hidup kalian. Hindari sekarang juga,” pungkasnya. (ant/one)