Subscribe

OIKN Gandeng Daerah Penyangga Sulap Sampah Jadi Energi Terbarukan

2 minutes read

Penajam, nusaetamnews.com : Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi tancap gas dalam menangani isu lingkungan di kawasan ibu kota baru. Melalui skema kolaborasi, OIKN mengajak daerah penyangga untuk mentransformasi sampah menjadi sumber energi terbarukan melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, mengonfirmasi bahwa kesepakatan strategis untuk wilayah Samarinda Raya dan Balikpapan Raya telah ditandatangani pada Sabtu (11/4). Langkah ini diambil untuk memastikan pengelolaan sampah di wilayah delineasi IKN—seperti Sepaku, Muara Jawa, Samboja, dan Samboja Barat—berjalan modern dan terintegrasi.

Solusi Berbasis Teknologi Hijau

Proyek PSEL bukan sekadar pembuangan akhir, melainkan implementasi teknologi ramah lingkungan yang mampu mengubah beban ekologi menjadi nilai ekonomi.

“PSEL adalah transformasi besar. Kita mengubah masalah lingkungan menjadi sumber energi bernilai bagi masyarakat sekaligus menjawab tantangan energi berkelanjutan di Kalimantan Timur,” ujar Bimo.

Poin Penting Kerja Sama PSEL:

  • Kolaborasi Lintas Daerah: Melibatkan Pemprov Kaltim, Pemkot Balikpapan, dan Pemkab Kutai Kartanegara.
  • Teknologi Berkelanjutan: Mengalihkan sistem pengelolaan sampah konvensional ke sistem terpadu berbasis teknologi.
  • Target Wilayah: Fokus pada dua kawasan aglomerasi utama, yakni Samarinda Raya dan Balikpapan Raya.
  • Energi Bersih: Mendukung target Indonesia dalam menghadirkan solusi energi bersih dan kota ramah lingkungan.

Urgensi Kolaborasi

Bimo menegaskan bahwa isu sampah perkotaan di sekitar IKN tidak bisa diselesaikan dengan cara-cara lama yang bersifat sektoral. Menurutnya, kerja sama lintas daerah adalah “harga mati” untuk menciptakan ekosistem kota yang bersih.

“Masalah sampah tidak bisa diselesaikan sendiri. Kolaborasi lintas daerah adalah satu-satunya cara untuk menciptakan sistem yang benar-benar berkelanjutan,” tegasnya.

Realisasi proyek PSEL ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru bagi Kalimantan Timur dalam mengadopsi sistem pengelolaan sampah regional yang modern, sekaligus memperkuat posisi IKN sebagai simbol kota masa depan yang green dan smart. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *