Subscribe

Gaspol Hilirisasi! Kaltim Siapkan 20 Ribu Hektare Lahan, Auto Disuntik Rp320 Miliar

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi mengambil langkah agresif untuk mendukung program hilirisasi perkebunan nasional. Tidak tanggung-tanggung, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyiapkan 20.000 hektare lahan yang diproyeksikan menjadi pusat komoditas bernilai tambah tinggi.

Langkah “gercep” ini merupakan jawaban langsung atas tantangan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang sebelumnya meminta kesiapan lahan minimal 10.000 hektare di Bumi Etam.

“Kami siap mendukung penuh percepatan hilirisasi perkebunan. Lahan seluas 20 ribu hektare segera kami siapkan untuk menyambut program ini,” tegas Rudy Mas’ud di Samarinda, Kamis (26/3).

Suntikan Dana & Strategi Anti-Raw Material

Sebagai komitmen awal, pemerintah pusat telah mengunci alokasi anggaran sebesar Rp320 miliar untuk pengembangan lahan tersebut. Menteri Amran Sulaiman menegaskan bahwa era mengekspor bahan mentah (raw material) harus segera berakhir.

“Fokus kita adalah mendorong pengolahan produk turunan agar memiliki nilai jual tinggi di pasar global. Kita ingin hasil perkebunan memberi nilai tambah maksimal bagi masyarakat lokal,” ujar Amran.

Secara makro, Kementan memang tengah jor-joran dengan menyiapkan anggaran fantastis senilai Rp9,95 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk mem-booster tujuh komoditas unggulan:

  • Kelapa & Tebu
  • Kakao & Kopi
  • Mete, Lada, & Pala
  • Target: Penanaman di lahan seluas 870.000 hektare secara nasional.

Obral Potensi di Forum Saudagar

Tak hanya bicara soal lahan, Rudy Mas’ud juga terpantau melakukan pitching investasi di forum Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI. Ia mengajak para konglomerat dan pengusaha untuk masuk ke Kaltim, terutama menangkap peluang emas sebagai mitra strategis pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sinergi ekonomi regional ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kalimantan dan Sulawesi sebagai motor penggerak ekonomi baru di Indonesia Timur. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *