Subscribe

Kaltim akan Minta Pusat Tingkatkan Kelas Jalan Nasional Menuju Kutai Barat

2 minutes read

SENDAWAR — Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim) H Seno Aji mengusulkan peningkatan kelas jalan nasional di wilayah Kutai Barat kepada pemerintah pusat.

Langkah ini dinilai penting agar infrastruktur jalan mampu menahan beban kendaraan berat yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

Usulan tersebut muncul setelah Seno Aji meninjau langsung kondisi ruas jalan nasional dari Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, menuju Sendawar, Kutai Barat, dalam rangkaian Safari Ramadan, Sabtu (14/3/2026).

Dari hasil peninjauan, arus kendaraan berat di jalur tersebut terlihat sangat padat. Truk-truk besar pengangkut sawit dan crude palm oil (CPO) mendominasi lalu lintas, termasuk kendaraan dengan muatan berlebih atau over dimension over load (ODOL) yang ikut mempercepat kerusakan jalan.

“Kita akan menyampaikan usulan ini kepada Menteri Pekerjaan Umum agar kelas jalan nasional di Kaltim, khususnya di Kutai Barat, bisa ditingkatkan sehingga lebih kuat menahan beban kendaraan berat,” ujar Seno.

Ia menjelaskan, aktivitas angkutan sawit dan CPO tidak mungkin dihentikan karena menjadi bagian penting dari roda perekonomian masyarakat di Kutai Barat. Karena itu, solusi yang paling realistis adalah memperkuat kapasitas jalan agar mampu menampung beban lalu lintas yang tinggi.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, lanjutnya, juga akan mengagendakan pertemuan dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim untuk membahas langkah penanganan yang lebih komprehensif, termasuk peningkatan kelas jalan di wilayah tersebut.

Sementara itu, beberapa ruas jalan nasional di Kutai Barat saat ini sudah mulai diperbaiki. Penanganan dilakukan pada ruas Nayan–Simpang Blusuh hingga Simpang Tiga Damai–Barong Tongkok–Sendawar.

Menurut Seno, perbaikan juga telah dimulai pada jalur dari batas Kutai Kartanegara menuju Kutai Barat hingga Simpang Blusuh sepanjang sekitar 111 kilometer dengan nilai kontrak sekitar Rp73 miliar.

“Perbaikan ini diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus mendukung kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.

Proyek perbaikan jalan tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Dalam kunjungan itu, Seno Aji didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Ujang Rachmat, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalimantan Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *