Subscribe

Prabowo Ambisius: Target 100 GW Panel Surya & Sulap Jagung Jadi BBM dalam 4 Tahun

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com : Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Presiden Prabowo Subianto melempar optimisme tinggi terkait kemandirian energi Indonesia. Berbicara di HUT ke-1 Danantara, Jakarta, Rabu, Presiden menegaskan bahwa Indonesia punya modal “nuklir” berupa kekayaan alam untuk keluar dari krisis dan mencapai swasembada energi dalam waktu singkat.

“Krisis ini menurut saya adalah blessing in disguise. Memang penuh tantangan, tapi memaksa kita mempercepat niat-niat baik,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para petinggi Danantara.

Menu “Biofuel” Indonesia: Jagung, Tebu, hingga Singkong

Indonesia tidak lagi hanya bergantung pada fosil. Presiden membeberkan diversifikasi sumber bahan bakar minyak (BBM) yang akan diekstraksi dari hasil bumi domestik. Selain kelapa sawit yang sudah mapan, Indonesia kini membidik:

  • Jagung dan Tebu: Disiapkan untuk produksi bioetanol/BBM.
  • Singkong: Sebagai alternatif cadangan energi masa depan.

“Kita punya kelapa sawit yang banyak, singkong yang cukup, kita bisa dapat BBM dari jagung dan tebu. Kita punya banyak alternatif,” tegasnya.

Target Megaproyek: 100 Gigawatt Tenaga Surya

Salah satu perintah paling berani (bold) yang keluar dari lisan Presiden adalah percepatan Energi Baru Terbarukan (EBT). Prabowo resmi memerintahkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas raksasa.

“Dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, kita akan membangun 100 gigawatt. Itu sudah perintah saya, keputusan saya. Kita akan buktikan ke dunia bahwa kita lebih cepat dan efektif,” kata Presiden dengan nada instruktif.

Harta Karun Geothermal yang Masih Tidur

Prabowo juga menyentil cadangan panas bumi (geothermal) Indonesia yang merupakan salah satu yang terbesar di dunia namun belum tereksploitasi secara maksimal. Hal ini menjadi “PR” besar yang akan digarap untuk memastikan swasembada energi tercapai dalam target empat tahun ke depan.

Swasembada Pangan & Energi Jadi Satu Paket Menutup arahannya, Presiden menyatakan bahwa swasembada pangan sebagian besar sudah mulai tercapai, dan kini fokus bergeser secara masif ke sektor energi. Ia yakin kekayaan alam yang melimpah akan membuat Indonesia keluar dari krisis global dengan posisi yang jauh lebih kuat dibanding negara lain. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *