Subscribe

Kukar Idaman Terbaik: Ambisi Bupati Aulia Rahman Basri Sulap Desa Jadi Pusat Ekonomi 2030

2 minutes read

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi tancap gas menggeber pembangunan wilayah melalui 17 Program Kukar Idaman Terbaik. Program ini diproyeksikan menjadi “roh” pembangunan periode 2025–2030 dengan fokus utama pada transformasi kawasan pedesaan, baik dari sisi infrastruktur fisik maupun kualitas SDM.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa akronim Idaman (Inovatif, Daya Saing, Mandiri) dan Terbaik (Terbukti, Berprestasi, Kerja Nyata) bukan sekadar jargon, melainkan komitmen konkret untuk masyarakat.

“Mayoritas dari 17 program unggulan ini berorientasi langsung ke desa. Kami ingin memastikan warga desa merasakan dampak nyata pembangunan, mulai dari urusan perut hingga konektivitas digital,” ujar Aulia Rahman di Tenggarong, Rabu.

Spill 17 Program Unggulan: Dari Makan Gratis hingga Internet Desa

Kukar Idaman Terbaik menyasar berbagai lini kehidupan masyarakat dengan skema bantuan yang sangat spesifik. Beberapa poin high-impact di antaranya:

  • Sosial & Kesehatan: Program Makan Bergizi Gratis untuk Balita dan Lansia.
  • Pendidikan: Subsidi biaya penunjang sekolah (seragam & perlengkapan gratis), beasiswa SD-Perguruan Tinggi, hingga pembangunan sekolah berasrama untuk warga miskin.
  • Ekonomi Rakyat: Dana Rp100 Miliar untuk Kawasan Perdesaan Idaman, Kredit Kukar Idaman, serta penguatan sektor Petani, Peternak, dan Nelayan Tangguh.
  • Digital & Infrastruktur: Internet Desa Gratis dan Program Permukiman Idaman.
  • Apresiasi Lokal: Program RT Ku-Terbaik hingga insentif Terima Kaseh Guru Ngaji Ku.

Turun Lapangan Serap Aspirasi “Real-Time”

Strategi Bupati Aulia tidak hanya di balik meja. Lewat Safari Ramadan di Desa Jantur, Kecamatan Muara Muntai, ia melakukan komunikasi dua arah untuk menyerap kebutuhan mendesak warga. Salah satu hasilnya adalah eksekusi pembangunan turap pemakaman desa yang kini tengah berjalan.

“Kami ingin melihat langsung kondisi lapangan. Dukungan masyarakat sangat krusial agar 17 program ini berjalan optimal dan tepat sasaran,” tambahnya.

Melalui sinergi program fisik dan nonfisik ini, Kukar optimistis mampu naik kelas menjadi kabupaten yang lebih mandiri dan kompetitif di Kalimantan Timur dalam lima tahun ke depan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *