Subscribe

🚫 No More Medsos? Pemerintah Resmi Larang Akun Digital buat Anak di Bawah 16 Tahun!

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com : Kabar besar buat para orang tua dan remaja di Indonesia! Kementerian Komunikasi dan Digital baru saja merilis aturan main baru lewat Permen No. 9 Tahun 2026. Intinya: Anak berusia di bawah 16 tahun dilarang punya akun di platform digital berisiko tinggi.

Aturan ini merupakan turunan dari PP Tunas (Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak). Jadi, ini bukan sekadar imbauan, tapi regulasi resmi!

Platform Mana Saja yang Bakal “Clean Up”?

Mulai 28 Maret 2026, proses penonaktifan akun bakal dilakukan secara bertahap. Daftar platform yang masuk kategori “berisiko tinggi” ini nggak main-main, di antaranya:

  • Medsos & Video: YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, dan X (Twitter).
  • Streaming & Game: Bigolive dan Roblox.

Mengapa Harus Sekarang?

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan kalau langkah berani ini diambil buat melindungi masa kecil anak Indonesia dari “ganasnya” dunia digital. Indonesia bahkan jadi negara non-barat pertama yang berani ambil langkah ekstrem ini!

Alasan utamanya? Pemerintah mau jagain anak-anak dari:

  1. Konten Dewasa: Paparan pornografi yang makin gampang diakses.
  2. Mental Health: Bahaya cyberbullying dan adiksi (kecanduan) layar.
  3. Safety: Penipuan daring yang menyasar anak-anak.

“Kita ingin teknologi itu memanusiakan manusia, bukan menumbalkan masa kecil anak-anak kita,” tegas Meutya Hafid di Jakarta, Jumat (6/3).

Support System buat Orang Tua

Pemerintah sadar banget kalau kebijakan ini bakal bikin “gempa lokal” di rumah tangga. Anak-anak mungkin bakal protes berat dan orang tua mungkin bingung gimana cara kontrolnya.

Tapi, Meutya bilang regulasi ini hadir supaya orang tua nggak “berantem sendirian” lawan raksasa algoritma. Dengan aturan ini, platform digital-lah yang punya kewajiban buat blokir atau hapus akun anak di bawah umur tersebut.

Apa yang Harus Dilakukan Sekarang?

Buat kalian yang punya adik atau anak di bawah 16 tahun, mending mulai back-up foto atau memori penting di akun mereka sebelum penonaktifan bertahap dimulai akhir Maret nanti. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *