Bappenas Beri Sinyal Hijau Percepatan Pembangunan Penajam Paser Utara sebagai Mitra Utama IKN
Penajam, nusaetamnews.com : Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) resmi membuka ruang diskusi intensif untuk mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Langkah ini diambil guna memperkuat posisi kabupaten berjuluk Benuo Taka tersebut sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas, Abdul Malik Sadat Idris, menyatakan bahwa pemerintah pusat menaruh perhatian besar terhadap usulan-usulan strategis yang diajukan oleh Pemkab PPU.
“Kementerian memperhatikan usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. Kami membuka ruang diskusi lanjutan secara intensif, khususnya terkait bantuan percepatan pembangunan infrastruktur,” ujar Abdul Malik dalam keterangan resminya, Rabu (4/3).
Sinergi Menuju “Super Hub” IKN
Ia menambahkan bahwa sinergi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci agar PPU tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi mitra strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan IKN.
Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, dalam audiensi strategis tersebut menegaskan kesiapan daerahnya untuk menjadi wajah baru Indonesia. Pihaknya telah menyusun master plan komprehensif yang memuat data dan proyeksi proyek strategis nasional.
Tiga Proyek Strategis Utama
Dalam dokumen perencanaan tersebut, terdapat beberapa poin krusial yang diusulkan untuk masuk dalam agenda prioritas nasional:
- Konektivitas Wilayah: Pembangunan Jembatan Sungai Riko yang akan menghubungkan langsung Kabupaten PPU dengan kawasan inti IKN guna mengefisiensikan pergerakan orang, barang, dan jasa.
- Ketahanan Air Baku: Optimalisasi Bendungan Lawe-Lawe dan Bendung Gerak Talake sebagai sumber air baku utama, baik bagi kebutuhan masyarakat PPU maupun suplai untuk Ibu Kota Nusantara.
- Layanan Publik: Peningkatan sarana prasarana pendidikan dan kesehatan agar kualitas layanan publik di PPU mampu mengimbangi pertumbuhan pesat kawasan IKN.
Menangkap Peluang Strategis
Mudyat Noor berharap agar pembangunan PPU terintegrasi secara utuh dalam skema pembangunan nasional. Dengan begitu, PPU dapat bertransformasi menjadi super hub yang mampu menangkap peluang ekonomi baru.
“Kami ingin pembangunan di Penajam Paser Utara terarah dan mampu mengakomodir penguatan kawasan sebagai penyangga IKN. Integrasi antarwilayah sangat penting agar pergerakan ekonomi semakin efisien,” pungkas Mudyat. (ant/one)