Rudy Mas’ud Sisir Jalur Pesisir Kaltim
SAMARINDA – Kondisi jalan di kawasan pesisir hingga akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) menjadi sasaran peninjauan Gubernur Kalimantan Timur, Dr H Rudy Mas’ud. Selama dua hari, 1–2 November 2026, Gubernur akan menyisir sejumlah ruas jalan di Kutai Kartanegara, Bontang hingga Kutai Timur.
Kunjungan kerja ini menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur di lapangan, mulai dari jalan provinsi di jalur pesisir hingga perkembangan pembangunan jalan kabupaten yang mendapat dukungan bantuan keuangan (Bankeu) Pemprov Kaltim.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Ririn Sari Dewi, mengatakan peninjauan dimulai dari jalur Samarinda menuju Anggana, kemudian berlanjut ke Muara Badak, Marangkayu hingga Bontang.
Ada lima ruas jalan pesisir yang masuk agenda peninjauan, yakni Samarinda–Anggana sepanjang 19 kilometer, Anggana–Muara Badak 47 kilometer, Muara Badak–Marangkayu 50 kilometer, Marangkayu–Sekambing 2 kilometer, serta Sekambing–Bontang sepanjang 30 kilometer.
“Gubernur akan meninjau sejumlah ruas jalan provinsi di jalur pesisir dan melihat kemajuan jalan kabupaten yang dibangun dengan bantuan keuangan provinsi,” kata Ririn di Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Minggu (1/11/2026).
Dari Bontang, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Sangatta, Kutai Timur, melalui ruas Bontang–Sangatta. Minggu malam, Rudy Mas’ud dijadwalkan membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korpri Kaltim di Sangatta.
Agenda berlanjut pada Senin (2/11/2026). Gubernur akan meninjau kondisi jalan nasional Sangatta–Sangkulirang sekaligus melihat perkembangan pembangunan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan.
Menurut Ririn, peninjauan langsung ke lapangan dilakukan untuk memastikan perkembangan pembangunan, terutama infrastruktur yang berkaitan dengan kebutuhan dan pelayanan dasar masyarakat.
“Memasuki triwulan keempat tahun ini, Pak Gubernur ingin melihat langsung progres kemajuan pembangunan, terutama yang berkaitan dengan pelayanan dasar masyarakat,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Rudy Mas’ud didampingi Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setdaprov Kaltim Ujang Rachmad, Kepala Dinas PUPR Kaltim Irhamsyah, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Catatan: Jalur pesisir Samarinda–Bontang hingga Sangatta–Sangkulirang bukan sekadar penghubung antardaerah. Kondisi dan kemantapan ruas-ruas tersebut turut menentukan kelancaran mobilitas warga, distribusi barang, serta akses menuju kawasan industri dan pusat ekonomi di wilayah utara Kaltim.