Perkuat Sektor Perikanan, Pemkab Penajam Paser Utara Rutin Kucurkan Bantuan Nelayan
Penajam. nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara terus bergerak memoles potensi maritimnya. Sebagai daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara, Pemkab PPU konsisten mengucurkan bantuan sarana produksi bagi para nelayan guna mendongkrak volume tangkapan sekaligus memperkokoh ketahanan pangan kawasan.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara, Nani Adriana, menyampaikan bahwa alokasi anggaran untuk para nelayan selalu menjadi prioritas yang rutin disalurkan setiap tahun.
Bantuan yang digelontorkan melingkupi berbagai kebutuhan vital melaut, mulai dari mesin kapal hingga peralatan tangkap. Sepanjang tahun ini, Pemkab PPU telah menyerahkan 32 unit mesin kapal berkapasitas 24 PK untuk nelayan di Kelurahan Nenang dan Penajam, serta 360 unit alat tangkap jenis bubu khusus bagi nelayan di Kelurahan Nenang. Tak berhenti di situ, distribusi jaring udang dan jaring ikan juga disebar merata ke wilayah Kecamatan Babulu, Waru, hingga Penajam.
Langkah ini terbilang sangat strategis mengingat PPU memiliki modal geografis yang luar biasa. Dengan bentang garis pantai sepanjang 272 kilometer, daerah ini diperkuat oleh 2.902 nelayan yang terhimpun dalam 367 kelompok, serta armada kapal berbagai ukuran yang menembus angka 2.505 unit.
Suntikan fasilitas tersebut terbukti memberikan dampak positif pada tren produksi. Pada 2025 lalu, hasil tangkapan nelayan PPU menembus angka 6.672 ton, alias melonjak 66 ton dibanding capaian tahun 2024 yang berada di angka 6.606 ton.
Untuk tahun 2026, Pemkab PPU memasang target produksi yang lebih optimistis yakni mencapai 6.740 ton. Nani menyebutkan bahwa hingga medio Juni 2026, produksi ikan tangkap sudah mengumpulkan angka 3.670 ton. Pihaknya pun makin yakin target tahunan tersebut bakal terlampaui seiring tingginya ritme melaut para nelayan pada semester kedua tahun ini. (ant/one)