Perkuat Jejaring Pasar Syariah, BI Kaltim Dorong Pertumbuhan Ekosistem Ekonomi Inklusif dan Berdaya Saing
Samarinda, nusaetamnews.com : Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (BI Kaltim) memperkuat jejaring ekonomi pasar syariah sebagai strategi mengakselerasi pertumbuhan ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing global di Benua Etam.
Kepala Perwakilan BI Kaltim, Jajang Hermawan, menyatakan bahwa perkembangan ekonomi syariah di Kaltim menunjukkan tren positif yang didorong oleh semakin solidnya kolaborasi antara BI, pemerintah daerah, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), lembaga keuangan syariah, pesantren, serta pelaku usaha.
BI Kaltim memfokuskan program pengembangan pada penguatan kapasitas UMKM halal, percepatan pemenuhan sertifikasi halal, perluasan akses pembiayaan, hingga pembukaan jejaring pemasaran agar mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang berkeadilan bagi masyarakat.
Sektor industri kreatif dan kuliner halal Kaltim juga mulai menembus pangsa pasar yang lebih luas. Sumber daya manusia daerah membuktikan kualitasnya lewat raihan prestasi nasional dalam Indonesia International Halal Chef Competition 2026, di mana Najma Ulya memenangkan Juara I Kategori Pondok Pesantren dan Hadi Pradita meraih Juara II Kategori Profesional.
Sebagai langkah konkret perluasan pasar nasional dan internasional, delegasi Kaltim turut berpartisipasi aktif dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta.
Keikutsertaan dalam ISEF 2026 menjadi momentum strategis bagi produk halal lokal, desainer fesyen syariah, serta unit usaha berbasis pesantren dari Kaltim untuk memperluas jejaring kemitraan investasi dan bisnis.(ant/one)