Pemprov Kaltim Targetkan Seluruh Desa Teraliri Listrik PLN pada Akhir 2027
Samarinda, nusaetamnews.com : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menargetkan seluruh desa di wilayahnya teraliri listrik PT PLN (Persero) secara penuh pada akhir 2027. Target ini diproyeksikan tuntas dua tahun lebih cepat dibandingkan target nasional yang ditetapkan pemerintah pusat untuk tahun 2029.
Rudy membeberkan dari total 1.038 desa dan kelurahan di Kaltim, saat ini masih terdapat 72 desa yang belum terjangkau aliran listrik PLN. Wilayah tersebut tersebar di Kabupaten Kutai Barat dengan 21 desa, Berau 21 desa, Kutai Timur 13 desa, Mahakam Ulu 11 desa, Kutai Kartanegara 8 desa, serta Paser 4 desa.
Dalam rapat koordinasi bersama Kementerian ESDM, Gubernur menegaskan pentingnya keandalan pasokan energi listrik bagi masyarakat dan iklim investasi daerah. Sebagai wilayah penghasil energi primer terbesar, Kaltim berkomitmen menghapus ketimpangan akses kelistrikan, khususnya di kawasan permukiman pedesaan.
Langkah percepatan ini melanjutkan berbagai intervensi Pemprov Kaltim sejak 2025, seperti penyediaan PLTS Apdal di kawasan terluar hingga perluasan jaringan listrik antardusun. Kerja sama intensif dengan Dirjen Ketenagalistrikan berhasil memangkas jumlah desa non-PLN dari 109 desa pada akhir 2025 menjadi 72 desa pada pertengahan 2026.
Plt Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno menyampaikan apresiasi atas komitmen tinggi jajaran Pemprov Kaltim. Pemerintah pusat menyatakan dukungan penuh untuk mengoptimalkan alokasi infrastruktur kelistrikan demi menuntaskan target penyaluran listrik desa di Benua Etam pada 2027. (ant/one)