Subscribe

Panen Perdana Demplot LEISA dan Digitalisasi Tani di Kukar Mampu Genjot Produktivitas Padi

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Gabungan Kelompok Tani Mandiri di Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, merayakan keberhasilan panen perdana demplot padi berbasis metode Low External Input Sustainable Agriculture dan teknologi pertanian digital. Inovasi ini memadukan kearifan lingkungan dengan modernisasi teknologi demi memperkuat ketahanan pangan daerah.

Program kolaborasi antara Bank Indonesia Kaltim, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, dan Pemkab Kukar ini menerapkan pembenihan berbasis bio-invigorasi serta prinsip LEISA. Hasilnya, produktivitas lahan melonjak pesat mencapai 6,95 ton per hektare atau naik 44,8 persen dibandingkan sebelum penerapan metode berkelanjutan ini.

Kepala Perwakilan BI Kaltim Jajang Hermawan menyampaikan bahwa inovasi teknologi harus terus hadir untuk mendukung efisiensi petani di tengah tantangan cuaca ekstrem. Penerapan sistem ini juga menjadi bagian dari langkah strategis pengendalian inflasi daerah melalui keterjangkauan dan ketersediaan pasokan pangan secara berkelanjutan.

Sektor pertanian di Anggana kini makin modern berkat penggunaan drone penyemprotan. Teknologi udara ini mampu merampungkan penyemprotan lahan dalam kurun 8 hingga 10 menit per hektare, jauh lebih cepat dibandingkan cara manual yang memakan waktu 6 hingga 8 jam. Penggunaan drone tercatat mampu memangkas biaya produksi antara 10 hingga 25 persen.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji yang hadir dalam panen perdana tersebut berharap modernisasi hulu-ke-hilir ini tidak berhenti sebagai proyek percontohan semata. Pemprov Kaltim mendorong agar pola pertanian ramah lingkungan dan berbasis teknologi ini terus diperluas ke berbagai wilayah potensi di Kalimantan Timur. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *