Subscribe

Lulusan SMK Kaltim Tembus 10 Besar Nasional, Sektor Kesehatan Jadi “Senjata” Baru Serap Tenaga Kerja

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnew.com : Kabar gembira buat dunia pendidikan vokasi di Bumi Etam! Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim mencatat indeks kepekerjaan lulusan SMK di Kalimantan Timur mencapai angka 89,6%. Capaian ini sukses membawa Kaltim masuk dalam jajaran 10 besar provinsi dengan serapan lulusan vokasi terbaik di Indonesia.

Meski sudah di posisi elit, Pemprov Kaltim nggak mau cepat puas. Fokus kini digeser untuk menyelaraskan kurikulum SMK dengan kebutuhan riil industri, terutama di sektor kesehatan.

Target: Puskesmas dan Pustu Jadi Wadah Lulusan Muda

Kepala Bidang SMK Disdikbud Kaltim, Surasa, mengungkapkan bahwa saat ini Kaltim memiliki 28 SMK bidang kesehatan. Lulusannya tersebar di program keahlian mulai dari asisten kefarmasian, keperawatan, teknologi medik, hingga dental.

“Lulusan kita sudah cakap kompetensinya karena wajib lolos sertifikasi ketat sebelum lulus. Kita dorong mereka untuk mengisi fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tersebar hingga ke desa-desa,” ujar Surasa di Samarinda, Rabu.

Kompetensi Oke, Tapi Formasi Masih Jadi Tantangan

Surasa mengakui tantangan terbesar saat ini bukan lagi soal skill siswa yang rendah, melainkan dua faktor utama:

  1. Ketersediaan Formasi: Jumlah lowongan kerja di wilayah sekitar sekolah yang masih terbatas.
  2. Gengsi dan Preferensi: Banyak lulusan muda yang masih sangat selektif dalam memilih jenis profesi dan lokasi kerja.

Jembatan Menuju Dunia Kerja

Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, Disdikbud Kaltim sedang gencar melakukan beberapa langkah strategis:

  • Kolaborasi dengan Kadin: Melibatkan dunia usaha secara intensif agar sinkron dengan profil lulusan.
  • Akses Kerja Luas: Menjembatani pertemuan antara pencari kerja (lulusan SMK) dengan industri.
  • Beasiswa Lanjutan: Memberikan program pendidikan gratis ke jenjang yang lebih tinggi bagi mereka yang ingin terus berkembang.

“Sinergi ini krusial. Kita ingin memastikan setiap lulusan SMK bidang kesehatan punya tempat untuk mengabdi di seluruh wilayah Kaltim,” pungkasnya. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *