Subscribe

Lantik 9 Pejabat, Gubernur Kaltim Beri Pesan Menohok

3 minutes read

SAMARINDA – Menduduki jabatan tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bukan akhir dari perjuangan karier. Justru di situlah pembuktian dimulai. Kinerja dituntut, keputusan harus berani diambil, dan masyarakat harus merasakan hasilnya.Pesan itu ditegaskan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud saat melantik sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama dan 24 pejabat fungsional di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Selasa (20/10/2026).Gubernur yang akrab disapa Harum itu mengingatkan, jabatan bukan hak istimewa yang bisa dinikmati tanpa tanggung jawab. Ada amanah besar yang harus dibayar dengan integritas, profesionalisme, dan kerja nyata.“Jabatan ini bukan pemberian maupun hak semata, tetapi amanah dan tanggung jawab yang menjadi ujian integritas,” tegas Harum.Peringatan ini menjadi penegasan bahwa pejabat tidak cukup hanya menduduki posisi strategis, menghadiri rapat, atau menjalankan rutinitas birokrasi. Mereka dituntut mampu menerjemahkan kewenangan menjadi solusi atas persoalan masyarakat.Harum meminta para pejabat tidak membangun kebiasaan menunggu instruksi ketika persoalan membutuhkan penyelesaian. Inisiatif, keberanian mengambil keputusan, dan kesediaan mempertanggungjawabkan kebijakan harus menjadi bagian dari cara kerja birokrasi.Jabatan, menurut Harum, harus dibuktikan melalui pengabdian, bukan sekadar disandang.“Jalankan amanah dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” pesannya.Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Kinerja Harus BerubahSembilan pejabat yang dilantik menempati sejumlah posisi penting, mulai dari urusan infrastruktur, pendidikan, kehutanan, hingga kepegawaian dan pelayanan rumah sakit.Posisi-posisi tersebut bersentuhan langsung dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik. Karena itu, tantangan yang menanti bukan perkara kecil: memastikan program berjalan efektif, persoalan ditangani, dan masyarakat memperoleh manfaat dari kebijakan pemerintah.Harum meminta para pejabat meningkatkan profesionalisme, memperkuat kapasitas, serta melahirkan inovasi sesuai bidang tugas masing-masing.Penempatan pejabat juga diharapkan tidak berhenti pada pengisian struktur organisasi. Kompetensi harus menjadi pertimbangan agar orang yang tepat berada di posisi yang tepat.Kepada pejabat fungsional, Harum meminta peningkatan keahlian dilakukan secara berkelanjutan sehingga kontribusi mereka terhadap organisasi dan pembangunan daerah semakin nyata.“Teruslah belajar, tingkatkan kompetensi, dan berikan pengabdian terbaik bagi daerah dan masyarakat Kalimantan Timur,” ujarnya.Ujung dari seluruh pesan itu sederhana: jabatan boleh berganti, tetapi yang paling penting adalah hasil kerja. Masyarakat tidak hanya membutuhkan birokrasi yang berjalan, melainkan pemerintahan yang mampu menjawab kebutuhan mereka.Berikut 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang DilantikMohammad Irfan Prananta – Asisten Administrasi Umum Setda Kaltim.Irhamsyah – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.Armin – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.Doni Fahroni – Kepala Dinas Kehutanan.Yuli Fitriyanti – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).Andi Muhammad Arlan – Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.Astri Intan Nirwany – Kepala Biro Umum.dr. Mulyono – Wakil Direktur Penunjang RSUD Abdul Wahab Sjahranie.dr. Syamsul Hadi – Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Kanujoso Djatiwibowo.Pelantikan dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, kepala perangkat daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *