Subscribe

Kuota Gratispol Masih Sisa 80 Ribu, Gubernur Kaltim Minta Kampus Segera Refund UKT Mahasiswa

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Kabar gembira buat mahasiswa Kalimantan Timur (Kaltim). Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas’ud, mengingatkan masih ada slot besar-besaran untuk program beasiswa pendidikan “Gratispol”. Hingga penutupan akhir Juni 2026 mendatang, Pemprov Kaltim mencatat sisa kuota yang tersedia masih menyentuh angka 80 ribu mahasiswa.

Gubernur Rudy mendesak mahasiswa dari semester 1 hingga 8 yang belum tercover untuk gerak cepat (gercep) mendaftarkan diri.

“Khusus untuk mahasiswa Kaltim, saya ingin mengingatkan, jangan lupa Program Gratispol dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Manfaatkan program ini dan semoga bermanfaat untuk pembangunan Kaltim ke depan,” ujar Rudy Mas’ud, Sabtu (23/5/2026).

Sejauh ini, realisasi program Gratispol diklaim berjalan masif. Pemprov Kaltim tercatat sudah menggelontorkan dana fantatis mencapai Rp288,5 miliar hingga tahap 3. Anggaran tersebut telah disalurkan kepada 63.603 mahasiswa yang tersebar di 7 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 45 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Bumi Etam.

Selain beasiswa reguler, alokasi dana tersebut juga mencakup program kerja sama tahap 1-3, serta program khusus untuk dokter spesialis dan tenaga kependidikan.

Unmul Serap Dana Tertinggi, Politeknik Sendawar Terendah

Berdasarkan data performa penyaluran, Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda menjadi kampus dengan serapan tertinggi, disusul oleh UMKT dan Polnes. Berikut top list 5 kampus penerima bantuan Gratispol terbesar:

  • Universitas Mulawarman (Unmul): 12.938 mahasiswa (Rp61,1 miliar)
  • Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT): 7.713 mahasiswa (Rp39 miliar)
  • Politeknik Negeri Samarinda (Polnes): 3.655 mahasiswa (Rp13,9 milar)
  • Institut Teknologi Kalimantan (ITK): 3.572 mahasiswa (Rp12,4 miliar)
  • Poltekkes Kemenkes Kaltim: 2.014 mahasiswa (Rp10,8 miliar)

Sementara itu, posisi serapan terendah berada di Kutai Barat, yakni Politeknik Sendawar yang tercatat hanya menyerap kuota untuk 57 mahasiswa dengan total alokasi Rp201 juta.

Warning Keras Buat Kampus: Segera Refund UKT!

Bukan cuma soal sisa kuota, Gubernur Rudy Mas’ud juga memberi atensi keras terkait isu sensitif yang belakangan dikeluhkan mahasiswa. Banyak mahasiswa penerima beasiswa mengaku kecewa lantaran pihak kampus dinilai lambat mengembalikan uang kuliah.

Menanggapi hal itu, Rudy memberi warning kepada seluruh manajemen PTN maupun PTS untuk segera melakukan proses refund Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang sudah terlanjur membayar di awal.

Pemprov menegaskan tidak boleh ada hak mahasiswa penerima beasiswa yang tertahan di birokrasi kampus. (ray)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *