Kualitas Udara Membaik Bertahap, Sekolah di Kutai Timur Mulai Buka Tatap Muka
Sangatta, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mulai membuka kembali pintu sekolah untuk pembelajaran tatap muka secara bertahap. Kebijakan ini disesuaikan dengan perkembangan kualitas udara di tiap kecamatan yang sempat memburuk akibat dampak paparan asap kebakaran hutan dan lahan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa langkah ini diambil berdasarkan hasil pemantauan intensif bersama Dinas Kesehatan demi melindungi kesehatan para siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Saat ini, masih ada enam kecamatan yang diinstruksikan bertahan dengan metode pembelajaran daring.
Berdasarkan Surat Edaran Disdikbud Kutim terbaru, pemda membagi wilayah ke dalam tiga kategori zonasi kualitas udara sebagai panduan operasional sekolah.
Tiga kecamatan yang resmi masuk zona hijau—yakni Sangatta Utara, Sangkulirang, dan Rantau Pulung—sudah diizinkan menggelar sekolah tatap muka secara penuh untuk seluruh jenjang.
Sementara sembilan kecamatan di zona kuning mendapat kelonggaran terbatas, di mana pembelajaran tatap muka baru diperbolehkan khusus untuk jenjang SMP. Sembilan wilayah tersebut mencakup Sangatta Selatan, Bengalon, Teluk Pandan, Kombeng, Telen, Kaliorang, Kaubun, Sandaran, dan Karangan.
Di sisi lain, enam kecamatan yang masih terkepung zona merah—meliputi Muara Wahau, Batu Ampar, Muara Bengkal, Muara Ancalong, Long Mesangat, dan Busang—wajib melanjutkan pembelajaran jarak jauh sampai kondisi udara benar-benar aman.
Mulyono menegaskan bahwa keselamatan warga sekolah tetap menjadi prioritas utama. Pihaknya mengimbau seluruh kepala sekolah, guru, hingga orang tua murid untuk memastikan anak-anak tetap mengenakan masker saat beraktivitas di lingkungan sekolah maupun luar ruangan.
Pengawasan ketat bakal terus dilakukan bersama tim koordinator wilayah di lapangan. Pemkab Kutim berencana mengevaluasi kebijakan ini dalam kurun waktu satu minggu atau bisa lebih cepat jika terjadi perubahan kualitas udara yang signifikan. (ant/one)