Subscribe

Kerusakan Mulai Ancam Keselamatan, DPRD Kaltim Minta Manajemen Perawatan Jembatan Mahulu Segera Dibenahi

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur meminta pemerintah daerah segera membenahi manajemen perawatan Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu). Langkah ini dinilai mendesak lantaran keretakan dan kerusakan yang kembali terjadi mulai mengancam keselamatan pengguna jalan.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, menegaskan di Samarinda bahwa Jembatan Mahulu merupakan infrastruktur logistik yang sangat strategis. Jembatan tersebut menjadi urat nadi utama dalam alur distribusi barang menuju Pelabuhan Peti Kemas Palaran di Samarinda.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah dinilai wajib memberikan atensi lebih terhadap pemeliharaan berkala pada infrastruktur penyeberangan tersebut. Beban kendaraan berat yang melintas setiap hari di atas Jembatan Mahulu menuntut skema perawatan yang jauh lebih intensif dibandingkan ruas jalan atau jembatan biasa.

Samsun mengingatkan bahwa penundaan atau pembiaran pemeliharaan akan mempercepat perluasan tingkat kerusakan struktur. Dampak lanjutannya justru akan memicu membengkaknya alokasi biaya perbaikan di masa mendatang.

Ia menyatakan bahwa DPRD Kaltim siap memberikan dukungan penuh, termasuk dalam pengesahan tambahan anggaran, demi menjamin kondisi fisik Jembatan Mahulu tetap aman bagi mobilitas publik. Keterbatasan fiskal juga ditegaskan agar tidak dijadikan alasan untuk menunda perawatan fasilitas publik yang vital.

Menurut pihak legislatif, pembangunan proyek baru masih memungkinkan untuk ditangguhkan, tetapi pemeliharaan fasilitas eksisting yang menyangkut keselamatan jiwa masyarakat harus selalu ditempatkan sebagai prioritas utama.

Selain kerusakan fisik pada badan jalan jembatan, Komisi III DPRD Kaltim turut menyoroti aspek keamanan lingkungan sekitar. Samsun mendorong pengadaan kamera pengawas (CCTV) di sepanjang bentang jembatan sesegera mungkin. Pengadaan ini dinilai mendesak mengingat kawasan Jembatan Mahulu kerap menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas, tindak kriminalitas, hingga kasus percobaan bunuh diri.

Merespons desakan tersebut, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud telah meninjau langsung kondisi jembatan di lapangan. Ia segera memerintahkan tim ahli untuk melakukan inspeksi menyeluruh terhadap seluruh komponen struktural jembatan, mulai dari kondisi lantai kendaraan, sambungan siar muai (expansion joint), sistem drainase, hingga pilar-pilar penopang utama.

Rudy menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menjamin infrastruktur tersebut tetap aman, nyaman, dan kokoh hingga puluhan tahun ke depan.

Selain komponen struktur, Gubernur Kaltim juga memberikan perhatian khusus pada aspek pencahayaan. Pemprov Kaltim menilai sistem penerangan jalan umum (PJU) yang memadai di atas jembatan bukan sekadar aksesori estetika kota, melainkan instrumen vital dalam memberikan rasa aman sekaligus menekan risiko kecelakaan bagi pengendara pada malam hari.

Pemerintah daerah berjanji akan langsung menindaklanjuti perbaikan sistem penerangan tersebut agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat melintasi Jembatan Mahulu. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *