Subscribe

ISPU Tembus Angka 357, Udara Samarinda Masuk Kategori Sangat Buruk Akibat Asap Karhutla

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Kualitas udara di Kota Samarinda mengalami penurunan drastis hingga masuk kategori Sangat Buruk. Berdasarkan pemantauan Kamis pagi, angka Indeks Standar Pencemar Udara menyentuh level 357 akibat kepungan kabut asap kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Laboratorium Kesehatan Kaltim, Muhammad Yunus, membeberkan bahwa hasil pemantauan sejak 14 hingga 17 September 2026 menunjukkan lonjakan polusi yang makin parah pada waktu dini hari hingga pagi. Konsentrasi partikulat halus PM2,5 tercatat mencapai 194,42 mikrogram per meter kubik, sementara PM10 menyentuh 306,65 mikrogram per meter kubik, disertai lonjakan gas sulfur dioksida yang melampaui batas aman.

Fenomena ini dipicu oleh pergerakan angin lambat dari arah timur laut yang membawa kabut asap ke area perkotaan. Di saat bersamaan, fenomena inversi suhu udara dingin menjebak polutan di permukaan tanah mulai pukul 02.00 WITA. Polusi diprediksi baru agak terurai pada siang hari saat lapisan inversi pecah tersengat sinar matahari.

Menghadapi risiko kesehatan yang memburuk, Labkes Kaltim mengimbau warga membatasi aktivitas luar ruangan, menggunakan masker berstandar tinggi seperti N95 atau KN95, serta menutup rapat pintu dan jendela rumah saat asap menebal.

Merespons kondisi darurat ini, Pemprov Kaltim bersama Disdikbud Samarinda langsung menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.3.5/9187/100.01/2026. Pemerintah meliburkan sekolah tatap muka dan mewajibkan seluruh jenjang pendidikan dari TK, PAUD, SD, hingga SMP se-Kota Samarinda menggelar Pembelajaran Jarak Jauh penuh terhitung sejak 17 hingga 19 September 2026 demi membentengi kesehatan para siswa. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *