Hetifah Sjaifudian: Kawasan IKN Harus Jadi ‘Wajah Baru’ Standar Pendidikan Nasional
Samarinda, nusaetamnews.com : Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa kawasan delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar proyek infrastruktur fisik, melainkan harus menjadi benchmark atau wajah baru keberhasilan pendidikan di Indonesia.
Hetifah menekankan pentingnya pemerataan kualitas SDM dan fasilitas pendidikan di wilayah penyangga, khususnya Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), agar tidak terjadi ketimpangan dengan pusat pemerintahan baru tersebut.
“Sekolah-sekolah di penyangga IKN harus menjadi wajah pendidikan Indonesia ke depan. Kita ingin pastikan seluruh satuan pendidikan punya standar kualitas yang setara, mulai dari sarana-prasarana hingga aksesnya,” ujar Hetifah saat dihubungi dari Samarinda, Kamis.
Poin Utama Transformasi Pendidikan di IKN:
- SDM Jadi Prioritas: Pembangunan IKN wajib menyeimbangkan antara kemegahan fisik dengan penguatan kapasitas manusia melalui pendidikan merata dan berstandar tinggi.
- Revisi UU Sisdiknas: Komisi X tengah mendorong penyempurnaan regulasi guna menjamin standar minimal layanan pendidikan terpenuhi di seluruh pelosok, termasuk wilayah strategis IKN.
- Revitalisasi Menyeluruh: Hetifah menyoroti adanya gap fasilitas di PPU yang harus segera dibenahi secara sistematis agar tercipta ekosistem belajar yang aman dan mendukung tumbuh kembang siswa.
Suntikan Dana Rp13 Miliar
Sebagai langkah nyata, Kabupaten PPU resmi mendapat alokasi anggaran lebih dari Rp13 miliar pada tahun 2025. Dana segar ini diprioritaskan untuk:
- Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
- Pembangunan baru serta rehabilitasi gedung sekolah.
- Cakupan jenjang mulai dari PAUD hingga SMP.
Hetifah menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal transformasi ini agar wilayah prioritas pembangunan tidak hanya maju secara visual, tapi juga unggul secara intelektual.(ant/one)