Fokus Operasi Sarang Narkoba Polda Kaltim: Rehabilitasi Pengguna dan Sikat Jaringan Bandar
Balikpapan, nusaetamnews.com : Polda Kalimantan Timur mengambil langkah tegas sekaligus humanis dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Melalui Operasi Sarang Narkoba di Kota Balikpapan, aparat kepolisian mematok fokus ganda, yakni merehabilitasi para pengguna sekaligus memutus mata rantai jaringan bandar.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, menjelaskan bahwa paradigma penindakan saat ini mengedepankan pemulihan bagi korban penyalahgunaan narkoba, tanpa memberi ruang sedikit pun bagi para pengedar.
Operasi gabungan skala besar ini melibatkan 147 personel dari berbagai satuan kerja Polda Kaltim dan Polresta Balikpapan. Sasaran utamanya menyisir dua kawasan yang diidentifikasi rawan peredaran narkotika, yakni kawasan Gunung Bugis di Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, serta Jalan Borobudur di Balikpapan Utara.
Dari hasil razia yang digelar pada Jumat malam tersebut, petugas mengamankan total 58 orang. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan intensif dan tes urine, sebanyak 48 orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika.
Sebanyak dua orang dari puluhan yang diamankan langsung digelandang ke ranah penyidikan karena terbukti menguasai barang bukti dua poket sabu di tempat kejadian. Selain itu, petugas juga menyita sebilah pisau dapur yang ditemukan tersimpan di dalam jok kendaraan salah satu terperiksa.
Sementara itu, 46 orang lainnya yang positif menggunakan narkoba namun tidak kedapatan membawa barang bukti langsung diarahkan untuk menjalani asesmen dan proses rehabilitasi medis. Mereka disebar ke tiga fasilitas rujukan resmi, meliputi Rumah Sakit Bhayangkara, Puskesmas Mekarsari, serta Klinik Pratama BNNK Balikpapan.
Di samping menjaring puluhan orang tersebut, aparat turut mengamankan 38 unit sepeda motor guna kepentingan verifikasi kepemilikan dan pencocokan dokumen kendaraan secara teliti.
Sebagai langkah lanjutan pascapenindakan, jajaran kepolisian menggelar patroli gabungan bersama Satuan Brimob dan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas. Langkah persuasif ini ditempuh guna merawat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Balikpapan agar tetap kondusif. (ant/one)