Subscribe

Dampak Kabut Asap Karhutla, Disdikbud Kaltim Buka Diskresi Pembelajaran Jarak Jauh bagi Sekolah

2 minutes read

Samarinda,nusaetamnews.com : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur menginstruksikan penguatan efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Skema ini diterapkan sebagai langkah proteksi untuk melindungi keselamatan dan kesehatan peserta didik dari paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Plt Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, menyampaikan bahwa Pemprov Kaltim memberikan kewenangan diskresi penuh kepada para kepala SMA dan SMK untuk menentukan skema belajar yang sesuai dengan kondisi kualitas udara di wilayah masing-masing.

Melalui ruang diskresi tersebut, pihak sekolah berwenang penuh mengalihkan sistem pembelajaran secara daring jika indeks pencemaran udara di lapangan memburuk, atau mengembalikan jadwal tatap muka jika situasi membaik.

Saat ini, penerapan PJJ telah bergulir di Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Berau menyusul tingginya intensitas karhutla yang mencemari udara di dua kawasan tersebut. Armin menilai kesiapan para guru dan siswa dalam beradaptasi dengan PJJ relatif lancar mengingat pengalaman sistem daring yang sempat diterapkan pada masa pandemi.

Dalam skema PJJ ini, Disdikbud Kaltim menekankan krusialnya peran orang tua untuk memantau aktivitas anak di rumah agar siswa tetap fokus belajar dan menghindari aktivitas luar ruangan yang berisiko bagi kesehatan.

Sementara itu, para tenaga pendidik diinstruksikan untuk memantau kehadiran serta kedisiplinan siswa secara berkala melalui platform konferensi video yang dilengkapi laporan dokumentasi. Guru juga disarankan menggunakan sistem pengumpulan tugas digital (paperless) serta ragam metode pembelajaran kreatif—seperti presentasi mandiri, rekaman suara, hingga karya video—guna menjaga mutu pendidikan tanpa membebani peserta didik. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *