BRIN Jadikan Kaltim Fokus Riset Pengembangan E-Government Berbasis Nilai Publik
Samarinda, nusaetamnews.com : Badan Riset dan Inovasi Nasional membidik Provinsi Kalimantan Timur sebagai salah satu titik fokus penelitian pengembangan model nilai publik pemerintahan berbasis elektronik di Indonesia. Kaltim bersanding dengan tiga provinsi lainnya, yakni Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
Peneliti BRIN Uchaimid Biridlo’i Robby mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi ini didasarkan pada torehan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Kaltim yang terus meroket. Wilayah ini bahkan sukses mengamankan predikat Sangat Baik dari Kementerian PANRB.
Riset ini bertujuan menggali lebih dalam efektivitas SPBE serta memastikan sejauh mana transformasi digital benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat dari kacamata penerima layanan. Pihak BRIN menggandeng sejumlah perangkat daerah Pemprov Kaltim untuk mendalami persepsi dan pengalaman lapangan yang sulit terekam sekadar lewat kuesioner.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Kaltim Fery menyampaikan bahwa penerapan e-government terbukti memangkas beban kerja dan mengefisiensikan anggaran administrasi. Namun, tantangan terbesar transformasi ini terletak pada kesiapan sumber daya manusia, terutama soal perubahan pola pikir dan budaya kerja.
Guna mempercepat adaptasi tersebut, Pemprov Kaltim kini sedang meracik aturan turunan berupa Peraturan Gubernur tentang Tata Kelola SPBE. Aturan ini nantinya bakal mempertegas indikator kinerja hingga sanksi bagi pimpinan perangkat daerah yang enggan mengimplementasikan sistem digital.
Selain urusan SDM, kondisi geografis dan keterbatasan jaringan di daerah pedalaman seperti Mahakam Ulu serta Kutai Timur masih menjadi pekerjaan rumah. Penguatan infrastruktur internet terus didorong agar manfaat tata kelola digital ini bisa dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat Kaltim. (ant/one)