Subscribe

Baznas Kaltim Siap Bangun Rumah Singgah Gratis di Balikpapan untuk Keluarga Pasien Kurang Mampu

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Kabar baik datang untuk masyarakat Kalimantan Timur. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kaltim bersiap membangun fasilitas rumah singgah gratis di area RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan. Fasilitas ini dihadirkan khusus sebagai tempat rehat bagi keluarga pasien kurang mampu asal luar daerah yang sedang mendampingi proses pengobatan.

Langkah mulia ini mendapat lampu hijau dan apresiasi hangat dari Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. Menurutnya, keberadaan rumah singgah ini sangat krusial untuk memangkas beban finansial warga di tengah masa-masa sulit.

“Selanjutnya, kita akan komunikasikan lebih lanjut mengenai kepastian lokasi pembangunan gedung,” ungkap Rudy Mas’ud saat menerima audiensi Pengurus Baznas Kaltim di Ruang Kerja Gubernur, Rabu.

Bagi Rudy, tempat ini bukan sekadar ruangan untuk beristirahat atau menumpang tidur. Lebih dari itu, rumah singgah harus menjadi support system yang memberi suntikan moral dan dorongan semangat bagi keluarga yang sedang berjuang demi kesembuhan kerabatnya.

Ia juga berpesan agar ekosistem program Baznas terus in-line dengan program prioritas Pemprov Kaltim, khususnya di sektor sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap Baznas terus berinovasi dan meng-cukai best practice dari daerah lain yang sukses mengelola zakat. Dengan begitu, dampaknya bisa lebih nyata dirasakan warga, seperti lewat program bedah rumah hingga fasilitas pendukung rumah sakit,” tambah Rudy.

Perencanaan Matang & Realisasi ZIS Tembus Rp18,6 Miliar

Ketua Baznas Kaltim, Ahmad Nabhan, membeberkan bahwa pematangan konsep dan perencanaan rumah singgah ini sebenarnya sudah diramukan lewat rapat koordinasi bersama manajemen RSUD Kanujoso Djatiwibowo sejak 8 Juli 2026 lalu.

Bukan cuma soal rumah singgah, dalam kesempatan tersebut Nabhan juga menyampaikan update performa Baznas Kaltim sepanjang semester pertama 2026. Hasilnya cukup impresif: per pertengahan tahun ini, penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sudah menembus angka sekitar Rp18,6 miliar.

Kerja keras tim di lapangan pun membuahkan apresiasi di kancah nasional. Berdasarkan kriteria penilaian Baznas RI, Indeks Kinerja Baznas (IKB) Kaltim sukses mengamankan skor 0,90.

Capaian skor tinggi ini mengunci posisi Baznas Kaltim dalam kategori sustainable (berkelanjutan)—sekaligus menempatkannya sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.

Menutup keterangannya, Ahmad Nabhan mengonfirmasi bahwa fokus utama mereka saat ini adalah mengeksekusi agenda besar terdekat, yaitu Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas se-Kaltim. Event yang dijadwalkan bergulir pada 10–13 Agustus 2026 ini rencananya akan dihadiri langsung oleh Ketua Baznas RI. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *