Atasi Kenaikan Kasus Kekerasan, DP3AKB Balikpapan Perkuat Puspaga Lewat Layanan Daring Hingga Psikolog Gratis
Balikpapan, nusaetamnews.com : Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan memperkuat kapasitas layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga). Langkah ini diambil guna mengoptimalkan pencegahan kekerasan serta pemulihan psikologis anak dan keluarga di wilayah Balikpapan.
Kepala DP3AKB Kota Balikpapan Nursyamsiarni D Larose menjelaskan, penguatan dilakukan dengan mempermudah akses konseling melalui pendaftaran online serta mengoptimalkan pendampingan gratis oleh tenaga ahli. Penguatan ini dilakukan seiring kenaikan laporan kasus kekerasan dan masalah relasi keluarga sebesar lima persen sepanjang tahun berjalan.
Kenaikan volume laporan tersebut dinilai tak hanya menunjukkan tantangan sosial, tetapi juga mencerminkan meningkatnya kesadaran warga untuk melaporkan dugaan kekerasan dan memanfaatkan fasilitas konseling Pemkot Balikpapan.
Lewat skema Puspaga, masyarakat kini bisa mengakses konsultasi pola asuh, konflik keluarga, hingga pemulihan trauma tanpa perlu mengantre manual. Pemkot Balikpapan juga merancang penambahan tenaga psikolog klinis yang ditargetkan terealisasi penuh pada 2027, dengan alokasi satu psikolog untuk setiap fasilitas kesehatan atau pos Puspaga.
Penambahan SDM ahli ini diharapkan memangkas durasi antrean penanganan serta memastikan setiap laporan mendapatkan intervensi psikologis secara cepat dan tepat.
Selama ini, Puspaga Balikpapan gencar melakukan tindakan preventif lewat edukasi ketahanan keluarga di kelurahan hingga sekolah. Fokus edukasinya mencakup pencegahan perundungan (bullying), komunikasi efektif orang tua dan anak, serta pengawasan media digital guna mencegah kejahatan siber pada anak.
DP3AKB Balikpapan pun mengimbau warga untuk aktif menjaga lingkungan, memanfaatkan fasilitas Puspaga, dan tak ragu melaporkan segala bentuk potensi kekerasan terhadap perempuan dan anak di sekitar mereka. (ant/one)