Atasi Kekeringan 800 Kilogram Garam Disemai di Utara IKN Lewat Operasi Modifikasi Cuaca
Balikpapan, nusaetamnews.com : Otorita IKN bekerja sama dengan TNI AU dan BMKG resmi menggelar Operasi Modifikasi Cuaca demi memicu hujan di wilayah terdampak kekeringan. Pada hari pertama operasi, sebanyak 800 kilogram garam NaCl diterbangkan untuk disemai pada titik-titik potensial pertumbuhan awan di kawasan utara Ibu Kota Nusantara.
Penyemaian difokuskan pada area 20 hingga 30 mil di utara IKN, termasuk kawasan Daerah Aliran Sungai Tengin dan DAS Sepaku. Langkah tanggap darurat ini ditujukan untuk menambah pasokan air ke fasilitas embung serta intake yang menjadi tumpuan utama cadangan air bersih kawasan Nusantara.
Operasi teknologi modifikasi cuaca ini dijadwalkan berlangsung intensif mulai 22 hingga 27 Agustus 2026. Misi udara ini mengandalkan pesawat Casa 212 milik TNI AU yang diterbangkan langsung dari Base Ops Lanud Dhomber Balikpapan oleh kru Skadron 21 Lanud Abdurachman Saleh.
Langkah percepatan penyemaian diambil lantaran BMKG mencatat potensi pertumbuhan awan hujan yang sangat terbatas selama musim kemarau. Tim gabungan memantau dinamika atmosfer secara berkala untuk memastikan bahan semai dijatuhkan tepat pada gumpalan awan yang paling optimal menghasilkan curah hujan.
Selain mengandalkan rekayasa cuaca di udara, Otorita IKN juga mematangkan strategi teknis di darat demi menjamin ketersediaan pasokan air. Salah satu langkah konkret yang tengah disiapkan adalah merancang interkoneksi antara Bendungan Sepaku Semoi dan Intake Sepaku guna menjaga keseimbangan pasokan air harian. (ant/one)