Subscribe

Presiden Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan, Tonggak Baru Indonesia Merdeka Energi

3 minutes read

BALIKPAPAN – Setelah penantian panjang selama 32 tahun, Indonesia akhirnya kembali memiliki kilang baru berskala raksasa. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Senin (12/1/2026) meresmikan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang kini tercatat sebagai kilang terbesar di Tanah Air. Peresmian berlangsung di halaman Kantor PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit V Balikpapan, disaksikan jajaran pejabat tinggi negara dan daerah.

Proyek strategis nasional ini menelan investasi fantastis sebesar USD 7,4 miliar atau setara Rp123 triliun. Dibangun selama enam tahun di atas lahan seluas 80,64 hektare, RDMP Balikpapan menjadi simbol keseriusan negara dalam menapaki jalan kemandirian energi.
Dengan beroperasinya RDMP, kapasitas pengolahan kilang Balikpapan melonjak signifikan, dari sebelumnya 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. Lompatan kapasitas ini diharapkan mampu menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor produk energi strategis seperti bensin, solar, avtur, dan LPG hingga Rp68 triliun. Tak hanya itu, kualitas produk yang dihasilkan juga meningkat tajam, setara standar Euro V, meninggalkan standar lama Euro II.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Pertamina dan Kementerian ESDM atas rampungnya proyek besar tersebut. Ia menitipkan harapan besar agar Pertamina terus bertransformasi menjadi perusahaan energi nasional yang efisien, kuat, dan membanggakan.

“Selamat, terima kasih kepada Pertamina dan ESDM. Saya titip betul-betul, hasilkan Pertamina yang hebat, Pertamina yang efisien, Pertamina yang menjadi national champion, kebanggaan seluruh bangsa,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden juga menegaskan bahwa RDMP Balikpapan merupakan bagian penting dari strategi besar menuju kemandirian energi. Selain mengoptimalkan sumur-sumur migas yang ada, eksplorasi potensi sumur baru harus terus digencarkan. Di sisi lain, pemanfaatan teknologi mutakhir di RDMP Balikpapan akan memungkinkan pengolahan residu dari berbagai kilang lain seperti Balongan dan Dumai menjadi produk bernilai tinggi dan lebih ramah lingkungan.

“Dengan teknologi tinggi, kita bukan hanya menekan impor BBM, tapi juga meningkatkan produksi gasoline, avtur, diesel, dan LPG,” ujar Prabowo.

Lebih jauh, Presiden menekankan bahwa ketahanan energi nasional juga harus ditopang diversifikasi sumber energi, mulai dari sawit, batu bara, panas bumi, hingga tenaga surya.
“Dengan kerja keras, saya yakin kita akan mampu wujudkan Indonesia merdeka energi. Mandiri di atas kaki sendiri,” tandasnya.

Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas’ud menyambut peresmian RDMP Balikpapan dengan penuh rasa bangga. Menurutnya, kehadiran kilang terbesar di Indonesia di Balikpapan menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah pusat dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.
“Kita patut berbangga karena proses menuju kemandirian energi sangat serius diupayakan pemerintah dengan membangun kilang baru di Balikpapan,” kata Gubernur Harum.

Ia menilai peresmian RDMP Balikpapan sebagai tonggak sejarah perjuangan bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri, khususnya dalam mewujudkan swasembada energi.
“Ketahanan energi adalah kehormatan bangsa. Kaltim sangat mendukung perwujudan Asta Cita Presiden ini,” tegasnya.

Acara peresmian RDMP Balikpapan turut dihadiri Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan, Anggota DPR RI Hj Sarifah Suraidah Harum, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Forkopimda Kaltim, Wali Kota Balikpapan Rahmat Mas’ud, serta sejumlah undangan lainnya.

Dengan diresmikannya RDMP Balikpapan, Indonesia resmi membuka lembaran baru menuju era kedaulatan energi. Sebuah langkah besar untuk memastikan masa depan bangsa yang lebih mandiri dan berdaulat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *