Tol IKN Seksi 3A2 Dikebut! BBPJN Gercep Perbaiki Struktur yang “Ambles” Demi Arus Mudik 2026
Samarinda, nusaetamnews.com : Proyek prestisius Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) baru saja menghadapi tantangan alam. Akibat hujan ekstrem yang mengguyur sejak pekan lalu, struktur slab on pile (fondasi tiang pancang) di Seksi 3A2 sempat mengalami penurunan.
Namun, tenang saja! Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim langsung gerak cepat (gercep) melakukan perbaikan permanen. Targetnya jelas: Maret 2026 harus kelar biar bisa dipakai buat jalur mudik Lebaran!
Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Insiden penurunan struktur sepanjang 82,5 meter di segmen Karang Joang–Kariangau ini dipicu oleh “duet maut” hujan ekstrem dan pergeseran tanah disposal.
“Intensitas hujan yang tinggi memicu pergerakan tanah, sehingga berdampak pada slab on pile. Kami langsung amankan lokasi dan mulai recovery,” ungkap Pj KSO BBPJN Kaltim, Adhi Hutama.
Solusi Permanen: Biar Gak Kejadian Lagi!
Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, sudah menyiapkan strategi engineering yang lebih tangguh untuk mitigasi jangka panjang:
- Crossing Drain: Bakal dibangun di setiap slab on pile untuk mengendalikan aliran air di bawah struktur.
- Energy Dissipator: Pemasangan alat pemecah energi air pada saluran pembuangan agar kaki timbunan gak gampang tergerus.
- Smart Drainage: Perbaikan subdrain dan penyediaan jalur limpasan terarah supaya air hujan gak “ngumpul” di satu titik yang bikin tanah labil.
Kabar Baik: Dompet Negara Aman!
Satu hal yang perlu dicatat, seluruh biaya perbaikan permanen ini 100% jadi tanggung jawab penyedia jasa (kontraktor). Karena statusnya masih dalam masa konstruksi, pemerintah nggak perlu keluar biaya tambahan untuk repair kerusakan ini.
Prioritas: Safety First!
Mengingat BMKG sudah mengeluarkan status Waspada Hujan Lebat untuk Kaltim sepanjang Januari 2026, tim lapangan kini siaga 24 jam. Selain perbaikan fisik, mereka juga rutin melakukan:
- Pembersihan sedimen secara berkala.
- Pengukuran muka air tanah di area proyek.
- Double check pada seluruh titik slab on pile di ruas Tol IKN lainnya.
“Target Maret 2026 bukan sekadar selesai, tapi benar-benar aman dan layak difungsikan bagi masyarakat yang mau mudik Lebaran nanti,” tegas Yudi Hardiana. (ant/one)