Subscribe

Gak Main-Main! DKP Kaltim Launch ‘Strategi Pintar’, Jaga Laut Pakai Teknologi Radar Canggih

2 minutes read

SAMARINDA, Kaltim (nusaetamnews.com) : Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur kini resmi all out menjaga ekosistem perairan dengan meluncurkan Strategi Pintar. Strategi ini mengandalkan teknologi pengawasan super canggih untuk melindungi laut dari para ‘perusak’.

Kepala DKP Kaltim, Irhan Hukmaidy, menjelaskan bahwa Strategi Pengawasan Intensif Kelautan dan Perikanan (Strategi Pintar) ini diciptakan untuk menjawab tantangan koordinasi dan menekan habis angka pelanggaran di laut.

“Strategi Pintar ini hadir untuk menjawab tantangan koordinasi dan menekan angka pelanggaran di laut,” kata Irhan di Samarinda, Senin.

Fokus ke Coral Triangle: Derawan Jadi ‘Garda Terdepan’

Program konservasi DKP kini fokus memperluas dan menjaga wilayah perairan kritis, yang membentang dari Kabupaten Berau, Paser, Kutai Kartanegara, hingga Kota Bontang.

Perhatian khusus diberikan pada kawasan Kepulauan Derawan, yang merupakan bagian vital dari Coral Triangle dan warisan UNESCO. Irhan menekankan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem global di sana.

Radar M2 Standby 24 Jam: Kapal Mencurigakan Langsung Kena Lock

Untuk memaksimalkan pengawasan, DKP Kaltim telah menerima bantuan unit pengawasan modern dari Global Conservation San Francisco melalui Yayasan Laut Biru Derawan.

Teknologi andalan mereka adalah Radar Marine Monitor (M2) yang kini beroperasi di Tanjung Batu, Kepulauan Derawan. Radar M2 ini bekerja layaknya satelit, mampu mendeteksi pergerakan kapal mencurigakan secara real-time!

Efektifitas Teruji: “Sistem pengawasan terpadu ini terbukti efektif! Operasi awal kami berhasil mengidentifikasi belasan kapal yang menggunakan pukat tunda terlarang dan beraktivitas di zona merah,” jelas Irhan.

Kolaborasi Lintas Sektor: Siap Sikat Pelaku Illegal Fishing

Keberhasilan ini tak lepas dari kolaborasi lintas sektor yang solid bersama TNI AL dan Polairud. Sinergi ini menjadi kunci utama untuk menindak tegas pelaku illegal fishing maupun destructive fishing yang merusak terumbu karang.

Irhan berharap upaya masif ini mampu menyelamatkan potensi ekonomi laut senilai triliunan rupiah sekaligus menjamin kesejahteraan nelayan tradisional.

“Teknologi yang kami terapkan ini tujuannya ganda: menjaga area konservasi maritim, meningkatkan hasil tangkapan ikan secara lestari, dan memastikan laut di Kalimantan Timur terus terpelihara untuk generasi akan datang,” pungkasnya. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *