Subscribe

Sekda Kukar Ajak Desa All Out  Jadi Lumbung Pangan IKN

2 minutes read

Tenggarong, Kaltim (nusaetamnews.com) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, lagi ngegas nih soal ketahanan pangan! Menurutnya, Pemda wajib gandeng desa buat mewujudkan swasembada pangan. Kenapa? Soalnya ada Dana Desa (DD) yang mandatory 20%-nya harus dialokasikan buat ketahanan pangan.

“Program Pemda harus sinergi total sama desa. Regulasi bilang, minimal 20% Dana Desa itu full buat ketahanan pangan,” tegas Sekda Sunggono di Tenggarong, Senin.

Fakta Kukar: Emang Jago Nanam!

Kukar itu memang udah jadi Lumbung Pangan-nya Kaltim dari dulu. Tapi, Sunggono pengen produksi grow up terus! Tujuannya: biar bisa nyuplai kebutuhan pangan ke daerah lain, termasuk buat tetangga kece mereka, Ibu Kota Nusantara (IKN).

  • Produksi Padi 2023: Dari total Kaltim 215.290,58 ton GKG, Kukar nyumbang 106.411,09 ton GKG! (Disusul PPU 44.123,19 ton GKG).
  • Kontribusi 2024: Kukar megang 50,71% dari total produksi Kaltim! Dari 57 ribu hektar panen se-Kaltim, Kukar punya 26 ribu hektar lebih. Wow!

Wajib 20%: Kepmen Desa Jadi Senjata!

Aturan alokasi minimal 20% DD buat ketahanan pangan ini sesuai Keputusan Menteri Desa dan PDT Nomor 3 Tahun 2025. Goal-nya jelas:

  1. Naikin kapasitas produksi pangan lokal.
  2. Tingkatin kualitas pangan.
  3. Perluas jenis pangan desa.

Sekda berharap, dengan sinergi Pemda dan desa, beban ketahanan pangan di wilayah desa bisa berkurang. Jadi, Pemda bisa fokus ngurus program di kelurahan.

Intinya: Kolaborasi antara Pemerintah, akademisi, pebisnis, dan masyarakat wajib jalan terus! Biar Kukar makin mantap mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan, dari level daerah sampai dapur rumah tangga. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *