Subscribe

Usut Korupsi Pengerukan Alur Pelayaran di Empat Pelabuhan, KPK Periksa Eks Kepala KSOP Samarinda

1 minute read

Jakarta, nusaetamnews.com : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi dalam proyek pengerukan alur pelayaran di empat pelabuhan. Penyidik mendatangkan mantan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Samarinda periode 2016–2017, Yuyus Kusniadi Usmany, untuk diperiksa sebagai saksi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Saksi Yuyus tercatat memenuhi panggilan dan tiba di lokasi pemeriksaan sejak pukul 07.47 WIB.

Kasus korupsi ini sudah naik ke tahap penyidikan sejak 27 Juni 2024 lalu. Lembaga antirasuah tersebut juga telah menetapkan sembilan orang sebagai tersangka, masing-masing berinisial APK, DG, ISP, SO, IAT, AK, HR, OP, serta SIG.

Praktik rasuah ini diduga terjadi pada sejumlah paket pekerjaan pengerukan alur pelayaran di beberapa pelabuhan strategis tanah air, meliputi:

  1. Paket pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Tanjung Emas, Jawa Tengah (Tahun Anggaran 2015, 2016, dan 2017).
  2. Paket pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur (Tahun Anggaran 2015 dan 2016).
  3. Paket pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Benoa, Bali (Tahun Anggaran 2014, 2015, dan 2016).
  4. Paket pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Pulang Pisau, Kalimantan Selatan (Tahun Anggaran 2013 dan 2016).

Melalui pemeriksaan saksi kunci ini, KPK terus mengumpulkan bukti kuat untuk membongkar secara tuntas alur penyimpangan anggaran dalam proyek pengerukan pelabuhan tersebut.(ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *