Subscribe

Solusi Banjir Antasari, Pemkot Samarinda Kajian Pemasangan Pipa Bawah Tanah ke Sungai Mahakam

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Pemerintah Kota Samarinda tengah mematangkan kajian teknis Pemasangan Pipa Bawah Tanah untuk memotong jalur limpasan air hujan menuju Sungai Mahakam. Inovasi ini disiapkan sebagai langkah konkret menuntaskan masalah genangan air yang kerap melanda kawasan Jalan Pangeran Antasari dan sekitarnya.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menjelaskan bahwa pipa bawah tanah tersebut dirancang melintasi kawasan sekitar rumah pompa menuju Banggris sebelum akhirnya dibuang langsung ke Sungai Mahakam. Jalur ini disiapkan khusus untuk mencegat debit air kiriman dari arah Banggris dan Jalan MT Haryono.

Andi Harun menilai skema pipa bawah tanah ini jauh lebih efisien dan berpotensi menghemat alokasi anggaran daerah ketimbang membangun saluran drainase baru berkonstruksi beton.

Berdasarkan rancangan awal, pipa tersebut akan memiliki diameter sekitar 800 milimeter atau 80 sentimeter. Meski demikian, kepastian jalur dan detail spesifikasi teknisnya saat ini tengah dikalkulasi secara mendalam oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Samarinda.

Di samping rencana pemasangan pipa, Andi Harun turut meninjau kondisi Polder Gang Indra di Kelurahan Air Putih. Fasilitas pengendali banjir seluas hampir dua hektare tersebut kerap terkendala pendangkalan akibat gulma serta kekeringan saat kemarau.

Guna menjaga performa polder secara berkelanjutan, Pemkot Samarinda mengalokasikan anggaran tahun depan untuk penambahan ekskavator mekanis. Andi Harun juga mengajak jajaran perusahaan swasta di Samarinda—termasuk sektor galangan kapal, industri, hingga pertambangan—untuk berpartisipasi menyalurkan bantuan alat berat lewat program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *