Respon Keluhan Gubernur Kaltim, Ditjen Bina Marga Siapkan Strategi Percepatan Perbaikan Jalan Nasional Kukar–Kubar
Balikpapan, nusaetamnews.com : Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Roy Rizali Anwar menginstruksikan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk merumuskan strategi percepatan perbaikan jalan nasional menuju Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, yang mengalami kerusakan parah.
Roy menegaskan pihaknya telah menugaskan BBPJN untuk berkolaborasi dengan direktorat terkait serta pemerintah daerah guna menyiapkan alokasi anggaran dan mengakselerasi proses pembangunannya. Langkah ini disampaikan Roy dalam Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 di Balikpapan.
Instruksi tersebut membalas desakan langsung dari Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud yang meminta Kementerian PU segera membenahi dan memelihara jalur logistik utama dari Kutai Kartanegara menuju Kutai Barat. Rudy menekankan bahwa pemeliharaan rutin pada jalan eksisting sangat mendesak agar mobilitas warga dan arus logistik tetap terjaga aman.
Plt Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim Irhamsyah memaparkan, total panjang jalan nasional menuju Kutai Barat mencapai 301,97 kilometer. Hingga semester II-2025, tingkat kemantapan jalan tersebut tercatat 65,45 persen, sementara 34,55 persen sisanya berada dalam kondisi tidak mantap.
Selain jalur Kutai Barat, Gubernur Kaltim turut melaporkan titik kerusakan berlubang lainnya, seperti pada jalur nasional Bontang–Kutai Timur hingga sebagian akses menuju Kabupaten Berau yang berisiko memicu kecelakaan lalu lintas.
Sebagai solusi konkret, Pemprov Kaltim menyatakan kesiapannya untuk kembali menerapkan skema pembiayaan bersama (patungan) menggunakan APBD dan APBN pada penanganan jalan-jalan nonstatus. Salah satu fokus utamanya adalah jalur Sotek (Penajam Paser Utara) menuju Bongan (Kutai Barat) sepanjang 88 kilometer.
Jalur Sotek–Bongan dinilai amat strategis karena mampu memangkas jarak tempuh dari Kutai Barat menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga ratusan kilometer, sehingga perbaikannya diyakini bakal mendongkrak konektivitas dan perekonomian warga lokal secara signifikan. (ant/one)