Pesta Rakyat Erau Adat Kutai 2026: Merawat Warisan Leluhur, Menyatukan Raja dan Rakyat
Tenggarong, nusaetamnews.com : Halaman Keraton Mulawarman di Tenggarong, Kutai Kartanegara, bergemuruh. Prosesi sakral Mendirikan Tiang Ayu yang dihiasi janur serta kain kuning menandai dibukanya gelaran tahunan pesta adat Erau Adat Kutai 2026. Mengusung tema Manunggal Raja Bersama Rakyatnya, Raja Menjamu Rakyatnya*, event budaya yang sudah mengakar sejak masa Raja Kutai pertama pada abad ke-14 ini menegaskan kembali bahwa tradisi bukan sekadar tontonan, melainkan ajang mempererat kebersamaan dan identitas peradaban.
Perhelatan yang berhasil menembus jajaran agenda pariwisata nasional Karisma Event Nusantara (KEN) ini dihadiri langsung oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, perwakilan Kementerian Pariwisata, hingga delegasi Kesultanan Gowa. Setelah ritual pembukaan di keraton, kemeriahan berlanjut ke Stadion Rondong Demang melalui pemukulan gong dan penyalaan Api Brong, disusul acara makan siang bersama yang mencerminkan filosofi pemersatu antara pemerintah, kesultanan, dan masyarakat.
Gelaran Erau Adat Kutai 2026 dipastikan berlangsung selama sepekan penuh dengan menyajikan beragam bazar UMKM, pertunjukan seni, hingga prosesi adat sakral. Pesta rakyat ini nantinya akan ditutup secara resmi melalui ritual Merebahkan Pinang Ayu pada 28 September 2026, yang dirangkaikan langsung dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Tenggarong. (ant/one)